Baca Juga: KEREN ! Tim Semar UGM Siap Berlaga di Kompetisi Mobil Hemat Energi
- Bahaya Menggunakan Tutup Radiator Palsu
Memang, bagi awam, perbedaan antara tutup radiator asli dan palsu tidak terlalu kentara. Namun, jangan abaikan hal ini. Penggunaan tutup radiator palsu bisa berakibat fatal bagi kondisi mesin kendaraan:
1. Fungsi Tidak Optimal
Tutup radiator palsu biasanya tidak bisa berfungsi dengan baik. Klep di dalamnya bisa jadi tidak bekerja optimal, sehingga tidak bisa menjaga tekanan dan suhu air radiator dengan baik. Akibatnya, sistem pendinginan bisa terganggu.
Baca Juga: KEREN ! Tim Semar UGM Siap Berlaga di Kompetisi Mobil Hemat Energi
2. Kerusakan Komponen Lain
Penggunaan tutup radiator palsu juga bisa mempercepat kerusakan komponen lain, seperti radiator, selang, atau bahkan blok mesin. Ketika tekanan di dalam radiator tidak terkendali, bisa memicu kebocoran di berbagai titik.
3. Overheating Mesin
Singkatnya, jika kamu menggunakan tutup radiator palsu, mobil bisa lebih cepat mengalami overheating. Hal ini tentu saja berbahaya dan bisa merusak mesin dalam jangka panjang.
Baca Juga: KIJANG, Cetak Biru Mobil Keluarga Legenda Masyarakat Indonesia. Toyota Lahirkan Kijang Innova Zenix
- Cara Memilih Tutup Radiator yang Tepat
Setelah mengetahui bahaya menggunakan tutup radiator palsu, kini saatnya memastikan kamu menggunakan komponen yang asli. Caranya mudah, kok:
1. Perhatikan Kemasan
Pertama, perhatikan dengan seksama kemasan tutup radiator yang akan kamu beli. Cek warna tulisan dan pastikan ada tulisan "Ende" yang tercetak jelas. Jika tidak ada, bisa dipastikan itu adalah produk palsu.