TITIKTEMU.CO - Samsung meningkatkan produksi HP di China melalui penambahan karyawan outsourcing untuk tetap bersaing di pasar ponsel dengan harga terjangkau. Meskipun demikian, kekhawatiran akan penurunan kualitas juga muncul.
Produsen ponsel asal Korea Selatan, Samsung, dikabarkan mulai meningkatkan karyawan outsourcing di China demi menambah produksi HP Samsung lewat perusahaan Tiongkok.
Peningkatan ini dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar akan HP murah yang semakin tinggi. Dengan strategi ini, Samsung berharap dapat tetap bersaing di pasar ponsel dengan harga terjangkau.
Baca Juga: Poco F6 dan Poco F6 Pro Rilis Hari Ini, Bakal Jadi Pesaing Samsung Galaxy S24 Plus?
Peningkatan outsourcing karyawan China ini diharapkan dapat menambah 25 persen produksi HP Samsung yang dibuat beberapa produsen perangkat asli atau original device manufacturers (ODM) dan joint device manufacturers (JDM) China tahun ini.
Alasan di balik langkah ini adalah untuk mengurangi biaya produksi ponsel dan tetap bisa bersaing di pasar HP murah.
Samsung berencana meningkatkan produksinya melalui ODM dan JDM China dari 44 juta unit tahun lalu menjadi 67 juta unit.
Peningkatan ini mewakili peningkatan substansial dari 6-7 persen dari total produksi Samsung yang dialihdayakan ke ODM hingga tahun 2019.
Dengan target produksi 270 juta smartphone di tahun 2024, unit yang dialihdayakan dari Tiongkok diharapkan dapat menyumbang 25 persen dari total produksi tersebut.
Perubahan strategi Samsung ini menimbulkan kekhawatiran tentang berkurangnya kualitas dan desain HP Samsung.
Baca Juga: Samsung Galaxy A25 5G: HP Terbaru Samsung 2024 dengan Performa Optimal dan Harga Ramah di Kantong
Terutama pada HP Samsung Galaxy A03s yang dikritik karena konstruksinya yang lebih murah dan kinerja yang lebih lambat.
Namun, ponsel kelas premium seperti Samsung Galaxy S24 tetap diproduksi sendiri demi menjaga standar kualitas dan desain.
Dengan memanfaatkan biaya produksi yang lebih rendah di Tiongkok, Samsung bertujuan untuk menghadirkan HP murah kepada pelanggannya di seluruh dunia.