TITIKTEMU.CO - Vivo bakal meriis HP terbaru Vivo X100 Series pada 13 November 2023 di China. Suksesor dari Vivo X90 ini juga bakal diboyong ke Indonesia karena sudah lolos sertifikasi TKDN Kemenperin.
Vivo X100 mengandalkan keunggulan fotografi, selain kecanggihan chipset dan kemampuan fast charging baterai melalui kabel hingga 120 Watt.
Vivo X100 Series diperkirakan bakal membawa tiga model, yaitu Vivo X100 reguler, Pro dan Pro Plus. Namun, sepertinya yang bakal masuk pasar Indonesia hanya model regular.
Baca Juga: 5 HP Samsung Terbaru dan Terbaik November, Cek Spesifikasi dan Harganya
Dilansir dari Gadgets Now, unggahan pada akun perusahaan menyebutkan seri Vivo X100 akan dibanderol dengan harga mulai dari 3.999 yuan atau sekitar sekitar Rp8,6 juta.
Vivo sendiri belum mengumumkan secara resmi spesifikasi dan ketersediaan seri Vivo X100. Namun, dai bocoran yang beredar di internet ponsel ini bakal ditenagai Dimensity 9300 untuk model regular dan Pro.
Sementara itu khusus model Pro Plus akan diotaki Snapdragon 8 Gen 3. Chipset dipadukan dnegan kombinasi RAM hingga 16 GB dan memori penyimpanan internal hingga 1TB.
Baca Juga: Review Vivo V29e 5G, Harga Resmi dan Spesifikasi Lengkap di Indonesia
Lini ponsel diperkirakan membawa chip in-house imaging 6nm V3 dan RAM Hynix LPDDR5T. Kedua ponsel dalam seri ini dibekali lensa telefoto periskop dengan sertifikasi standar Zeiss APO di industri.
Khusus Vivo X100 Pro Plus diperkirakan menawarkan kamera sensor Sony IMX989 1 inci 50 MP dengan aperture variabel, sensor potret Sony IMX758 50 MP, dan telefoto 200 MP.
Fitur aperture variabel akan memungkinkan pengguna menangkap pencahayaan dinamis dengan menyesuaikan ukuran aperture. Vivo X100 Pro Plus dilengkapi sensor sidik jari ultrasonik dan peringkat IP68.
Baca Juga: Lolos TKDN, Redmi Note 13 Pro Bakal Melenggang di Indonesia, Bawa Kamera 200 MP
Ada pun Vivo X100 akan menjalankan OriginOS 4 berbasis Android 14, yaitu Funtouch OS 14. Sistem operasi terbaru ini membawa pembaruan peningkatan manajemen memori dan kemampuan multitasking.
Selain itu, sistem operasi baru berbasis Android 14 ini mengurangi jumlah proses yang persisten dan mengoptimalkan penggunaan RAM hingga 600 MB untuk ponsel dengan RAM 8 GB ke atas.