KPAI dan Netizen Kecam Saipul Jamil Muncul di TV, KPI: Nggak Masalah!

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Senin, 6 September 2021 | 08:00 WIB
Saipul Jamil bebas setelah selesai menjalani hukuman, Kamis (2/9/2021). Dia keluar dari lapas menaiki mobil porsche dengan sambutan luar biasa.  (Tangkapan layar YouTube)
Saipul Jamil bebas setelah selesai menjalani hukuman, Kamis (2/9/2021). Dia keluar dari lapas menaiki mobil porsche dengan sambutan luar biasa. (Tangkapan layar YouTube)

TITIKTEMU.CO

Nama Saipul Jamil kembali jadi sorotan. Penampilannya di televisi setelah bebas dari hukuman penjara mendapat kecaman dari berbagai kalangan, termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

KPAI menilai comeback-nya mantan narapidana kasus pedofilia itu di media akan menimbulkan trauma bagi korban. KPAI juga menyayangkan pembebasan Saipul Jamil disambut layaknya pahlawan.

“Prihatin. Saipul Jamil itu pelaku kekerasan seksual pada anak. Saya khawatir penonton TV nanti akan menganggap kekerasan seksual sebagai sesuatu yang normal. Ini sangat berbahaya,” kata komisioner KPAI, Retno Listyarti, dalam keterangan tertulis, Minggu (5/9/2021).

Baca Juga: Kasus MS Korban Pelecehan Seks Di KPI Dikawal Banyak Pihak, Salah Satunya FLP Lembaga Tempat MS Belajar

Penyanyi dangdut itu dihukum penjara 5 tahun terkait kasus pencabulan yang dilakukannya. Hukumannya ditambah tiga tahun lantaran menyuap panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara sebesar Rp 250 juta.

Saipul Jamil bebas pada Kamis (2/9/2021). Mantan suami Dewi Persik itu keluar dari lapas menaiki mobil porsche merah dengan sambutan luar biasa, termasuk diliput media secara besar-besaran.  

Sehari setelah bebas, Saipul Jamil tampil sebagai bintang tamu program Kopi Viral TransTV, Jumat (3/9/2021). Artis berusia 41 tahun itu gencar dipromosikan untuk progam baru di akun media sosial TransTV.

Baca Juga: MS Korban Pelecehan Seksual Pegawai KPI Curhat Lagi. Setelah ke Presiden, Kini ke Netizen, Ini Isinya...

Banyak yang menyayangkan TransTV masih memberi panggung untuk Saipul Jamil. Protes dan kecaman netizen pun memenuhi akun Instagram TransTV.

Retno melanjutkan dengan penyambutan seperti itu, KPAI mengkhawatirkan kondisi korban dan keluarga akan kembali terpukul. Menurut KPAI, seharusnya semua pihak termasuk media memihak korban dengan tidak memberi kesempatan Saipul Jamil tampil di layar kaca.

“Kita harus berpihak pada korban kekerasan seksual, apa lagi korbannya anak-anak,  untuk membantunya pulih dari trauma,” tegas Retno.

Baca Juga: Korban Bullying Pegawai KPI Itu Teman Saya

Tidak hanya KPAI, penolakan terhadap Saipul Jamil juga datang dari netizen. Warganet bahkan memunculkan petisi ajakan memboikot Saipul Jamil dari televisi dan YouTube.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X