Sinopsis: Kisah Relasi Ibu dan Anak yang Penuh Konflik
Crocodile Tears menghadirkan drama keluarga dengan pendekatan psikologis. Kisahnya berpusat pada Johan, seorang pemuda yang hidup bersama ibunya di sebuah penangkaran buaya.
Kehidupan mereka awalnya berjalan tenang dan tertutup dari dunia luar. Semuanya berubah ketika Johan bertemu Arumi, sosok perempuan yang membawa warna baru dalam hidupnya.
Pertemuan itu memicu konflik dalam hubungan Johan dan ibunya. Sang ibu sangat protektif, dan Johan menghadapi dilemma antara mengikuti perasaannya atau mempertahankan hubungan keluarga.
Baca Juga: Sony Akan Produksi Film Django-Zorro, Ide Gila dari Tarantino
Deretan Aktor dan Pendekatan Akting Natural
Film ini diperkuat jajaran pemain berbakat seperti Yusuf Mahardika sebagai Johan, Marissa Anita sebagai ibu, serta Zulfa Maharani sebagai Arumi. Agnes Naomi ambil sebagai karakter pendukung.
Pendekatan penyutradaraan yang kolaboratif membuat para aktor tidak hanya menjalankan peran, tapi juga ikut membangun karakter sejak awal proses.
Siap Jadi Sorotan di Dalam Negeri
Setelah meraih apresiasi di berbagai festival dunia, penayangan Crocodile Tears di Indonesia menjadi momen yang sangat dinantikan.
Film ini diproduksi Talamedia bersama sejumlah rumah produksi internasional, serta mendapat dukungan dari Kementerian Kebudayaan.
Kehadiran film ini semakin memperkuat posisi Indonesia di industri perfilman global. Selain itu, Crocodile Tears juga menawarkan pengalaman menonton yang berbeda.***