Kawai Labiba sebagai Tika
Baca Juga: Film Horor Hotel Sakura Tayang 10 Juli 2025, Suguhkan Teror Mistis Bernuansa Jepang
Sinopsis Film Kitab Sijjin dan Illiyyin
Cerita berfokus pada Yuli, gadis muda yang penuh penderitaan karena perlakuan ibu tirinya, Bu Ambar. Dia dianggap sebagai anak haram hasil perselingkuhan, sehingga direndahkan seluruh anggota keluarga.
Sehari-hari, Yuli dipaksa menjalani hidup sebagai pembantu di rumah sendiri, melayani Bu Ambar, Laras, Rudi, dan Tika. Selain direndahkan, Yuli juga kerap dihina.
Konflik mencapai puncaknya ketika Laras menuduh Yuli mencuri barang dagangan dari warung milik Bu Ambar. Laras secara terang-terangan mengutuk Yuli dan menyebutnya anak haram.
Baca Juga: Film Sore: Istri dari Masa Depan Tayang 10 Juli 2025, Dibintangi Sheila Dara dan Dion Wiyoko
Yuli diam, namun memendam dendam. Dia kemudian mendatangi seorang dukun ilmu hitam. Demi mengirim santet, Yuli rela menjalani berbagai ritual, termasuk membongkar makam.
Teror pun dimulai. Satu per satu anggota keluarga Bu Ambar mengalami kejadian aneh dan menakutkan. Kehidupan keluarga yang awalnya terlihat harmonis berubah drastis menjadi penuh kengerian.
Mereka hidup dalam ketakutan setiap hari, diteror dengan gangguan supranatural. Yuli menjadikan Bu Ambar sebagai media untuk menyalurkan santet ke seluruh anggota keluarga.
Merasa terancam, Bu Ambar akhirnya memanggil seorang ustadz untuk mengusir gangguan gaib yang terus menyerang keluarganya. Yuli melawan, dan nekat menggunakan ilmu santet tingkat lebih tinggi.
Pesan Moral
Meskipun penuh dengan adegan horor yang menegangkan, Kitab Sijjin dan Illiyyin juga menyimpan pesan moral yang dalam. Film ini mengingatkan penonton tentang bahaya membiarkan dendam tumbuh.
Selain itu, film ini juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dalam keluarga. Perlakuan yang tidak adil dan perkataan yang menyakitkan dapat melukai seseorang.