Bagi pelantun “Bukan Cinta Biasa” ini, haji bukan hanya soal fisik, tapi juga perjalanan ke dalam diri.
“Haji itu perjalanan batin, antara kita dan Sang Pencipta. Ini pengingat yang sangat kuat dan merendahkan hati, bahwa kita tidak pernah benar-benar sendiri selama Tuhan bersama kita,” tuturnya.
Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan mendukungnya.
Momen Tak Terlupakan di Depan Kabah
Afgan membagikan beberapa video saat dirinya melangkah ke Masjidil Haram, menaiki bus jamaah, hingga akhirnya berada di hadapan Kabah.
Pemandangan itu tak hanya menyentuh, tapi juga menginspirasi banyak penggemarnya.
Ia juga merayakan Idul Adha langsung dari Mekkah, sebuah pengalaman yang menurutnya sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Haji Sebagai Titik Balik dan Inspirasi
Kisah Afgan ini membuktikan bahwa haji bisa menjadi perjalanan yang sangat pribadi dan penuh makna, meski dilakukan sendiri.
Niat tulus, keberanian, dan kepercayaan kepada Allah menjadi bekal utamanya.
Semoga kisah Afgan bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, apa pun jalan dan waktunya.***