Inul juga menceritakan perkembangan kondisi kesehatan Eyang Titiek Puspa selama dirawat.
Ia mengatakan bahwa pada hari-hari awal perawatan, kondisi Eyang sempat menunjukkan respons positif.
Namun, kondisi itu tak bertahan lama. Lambat laun, kesehatan sang legenda menurun secara perlahan.
“Awalnya beliau cukup responsif, ada tindakan medis dan refleks yang baik. Tapi hari-hari berikutnya mulai menurun. Saya dan keluarga terus mendampingi,” tuturnya dengan nada sedih.
Rencana Pemakaman Eyang Titiek Puspa
Saat ini, jenazah almarhumah masih disemayamkan di rumah duka, Pancoran, Jakarta Selatan.
Rencananya, pemakaman akan dilangsungkan pada Jumat, 11 April 2025, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, sekitar pukul 13.00 WIB.
Kepergian Titiek Puspa meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga dan sahabat, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia yang mengenal karya-karya dan kontribusinya dalam dunia seni.
Baca Juga: Keluarga Priguna PPDS Unpad Pelaku Pemerkosaan Keluarga Pasien RSHS Siap Tanggung Jawab
Titiek Puspa bukan hanya legenda musik Indonesia, tapi juga inspirasi bagi generasi penerus.
Kehadiran Inul Daratista di saat-saat terakhir Eyang menjadi simbol rasa cinta dan hormat lintas generasi di dunia seni.
Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan semoga warisan karyanya terus hidup dalam hati kita semua.***