Sedang Tayang di Bioskop, Apa yang Menarik dari Film Mother Mary?

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Sabtu, 25 April 2026 | 19:05 WIB
Sedang Tayang di Bioskop, Apa yang Menarik dari Film Mother Mary? (A24)
Sedang Tayang di Bioskop, Apa yang Menarik dari Film Mother Mary? (A24)

TITIKTEMU.CO - Film Mother Mary tayang di bioskop Indonesia sejak 24 April 2026 dan langsung menarik perhatian pecinta film.

Karya terbaru dari David Lowery ini hadir dengan pendekatan yang tidak biasa, memadukan musik pop, dunia fesyen, dan drama psikologis yang intens.

Dikenal lewat film-film atmosferik seperti The Green Knight dan A Ghost Story, Lowery kembali menunjukkan ciri khasnya dalam meramu cerita yang emosional dan penuh makna.

Kali ini David Lowery bekerja sama dengan A24, studio film yang identik dengan film-film unik dan berani. Film ini menyuguhkan konflik batin, trauma masa lalu, hingga hubungan yang rumit.

Baca Juga: Fear Factor: House of Fear Lanjut ke Musim 2, Siap Hadir Lebih Ekstrem dan Penuh Strategi 

Sinopsis: Kisah Bintang Pop dan Masa Lalu yang Menghantui

Film ini berpusat pada sosok Mother Mary (Anne Hathaway), seorang superstar pop yang terlihat sempurna dengan penampilan memukau sekaligus popularitas.

Namun di balik sorotan kamera, kehidupannya jauh dari kata ideal. Saat bersiap untuk melakukan comeback besar, dia justru harus menghadapi kembali luka lama yang belum sembuh.

Konflik utama muncul saat bertemu kembali dengan Sam (Michaela Coel), seorang desainer fesyen ikonik. Hubungan mereka yang kompleks menjadi pusat dari alur cerita.

Baca Juga: Film The Legend of Aang: The Last Airbender Bocor, 15 Juta Penonton Ilegal, Siapa Membocorkan? 

Relasi Rumit yang Penuh Emosi dan Ketegangan

Pertemuan dua karakter ini bukan sekadar kerja sama profesional. Hubungan mereka dipenuhi emosi yang tidak stabil, mulai dari ketergantungan, konflik ego, hingga luka yang belum selesai.

Dari sinilah Mother Mary berkembang menjadi drama psikologis yang dalam. Film ini tidak hanya bicara tentang ketenaran, tapi juga bagaimana tekanan industri bisa memengaruhi kondisi mental seseorang.

Lowery dengan cermat menggambarkan bagaimana kreativitas, ambisi, dan obsesi bisa saling bertabrakan, bahkan menghancurkan satu sama lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X