Lee Cronin’s The Mummy, Kembalinya Si Anak Hilang dan Teror yang Mencekam

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Senin, 20 April 2026 | 23:12 WIB
Lee Cronin’s The Mummy, Kembalinya Si Anak Hilang dan Teror yang Mencekam. (IMDb)
Lee Cronin’s The Mummy, Kembalinya Si Anak Hilang dan Teror yang Mencekam. (IMDb)

Meski mengusung judul “The Mummy”, film ini tidak memiliki kaitan dengan versi klasik seperti The Mummy yang dibintangi Brendan Fraser.

Jika versi lama identik dengan petualangan, harta karun, dan aksi seru, karya Lee Cronin justru bergerak ke arah horor murni yang lebih brutal.

Pendekatan ini membuat film terasa lebih segar sekaligus menegangkan, terutama bagi penonton yang mencari pengalaman horor yang berbeda dari biasanya.

Baca Juga: Alternate Universe Viral 12 IPA 4 Siap Tayang di WeTv, Kisah SMA Penuh Nostalgia! 

Atmosfer Mencekam yang Intens

Salah satu kekuatan utama film ini terletak pada atmosfernya yang sangat menekan. Cerita banyak berlangsung di dalam rumah keluarga, menciptakan nuansa sempit dan penuh ketegangan.

Ruang gerak yang terbatas membuat interaksi antar karakter terasa lebih intens. Penonton diajak merasakan ketakutan yang perlahan meningkat tanpa jeda.

Situasi ini diperkuat dengan ancaman dari Katie yang terus menghantui, menjadikan rumah sebagai tempat yang seharusnya aman berubah menjadi sumber teror.

Baca Juga: Drakor Family Matters 2 Siap Diproduksi, Ada Musuh Baru? 

Sentuhan Body Horror yang Realistis

Lee Cronin memilih menggunakan efek praktis seperti prostetik untuk menggambarkan kondisi tubuh Katie, dengan minim penggunaan CGI.

Pendekatan ini memberikan kesan visual yang lebih nyata dan mengganggu. Detail perubahan fisik Katie dibuat sedemikian rupa agar penonton bisa merasakan ketidaknyamanan secara langsung.

Gaya body horror ini menjadi salah satu ciri khas film, menghadirkan pengalaman menonton yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga membuat merinding.

Reinterpretasi Sosok Mumi yang Lebih Modern

Film ini juga menghadirkan interpretasi baru tentang sosok mumi. Tidak lagi sekadar mayat terbungkus kain, mumi digambarkan sebagai makhluk cerdas yang penuh niat jahat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X