Tembus 16 Juta Penonton di Korea, The King’s Warden Tayang di Indonesia! Ini Sinopsis dan Link Tiketnya

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Rabu, 8 April 2026 | 20:25 WIB
Tembus 16 Juta Penonton di Korea, The King’s Warden Tayang di Indonesia! Ini Sinopsis dan Link Tiketnya. (YouTube/Cineplex)
Tembus 16 Juta Penonton di Korea, The King’s Warden Tayang di Indonesia! Ini Sinopsis dan Link Tiketnya. (YouTube/Cineplex)

TITIKTEMU.CO - Film sejarah Korea Selatan The King's Warden akhirnya resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 8 April 2026, dan langsung mencuri perhatian.

Di Korea Selatan, film ini sukses dengan raihan fantastis hingga 16 juta penonton, sekaligus masuk dalam jajaran tiga besar film terlaris sepanjang sejarah.

Di Indonesia, antusiasme penonton juga cukup tinggi. The King’s Warden digarap sutradara Jang Hang-jun dan diproduksi Showbox, menyajikan drama sejarah yang kuat secara cerita dan emosional.

Penonton Tanah Air kini bisa menikmati film ini di jaringan bioskop besar seperti CGV, Cinepolis, dan Cinema XXI. Film berdurasi 117 menit ini dirilis di Korea Selatan pada 4 Februari 2026.

Baca Juga: Tayang Mulai 10 April, Ini Daftar Pemain Perfect Crown yang Curi Perhatian

Sinopsis The King’s Warden: Kisah Raja yang Terbuang

Film ini mengangkat kisah tragis Raja Danjong pada tahun 1457, di era Dinasti Joseon. Dia merupakan raja muda yang digulingkan dari tahtanya, dan kemudian diasingkan.

Mengisahkan seorang kepala desa Eom Heung-do yang miskin. Dia berharap nasibnya berubah setelah mendengar kabar bahwa desa yang menampung bangsawan buangan akan mendapat keberuntungan.

Tanpa ragu, Heung-do mengajukan permohonan untuk menerima seorang bangsawan yang diasingkan. Dia percaya keputusan ini akan membawa berkah bagi desanya.

Baca Juga: Link Beli Tiket Konser EXO Jakarta 2026 dan Tips War Agar Dapet Kursi 

Pertemuan Tak Terduga yang Mengubah Segalanya

Permintaan itu dikabulkan. Namun, Heung-do tidak mengetahui bahwa bangsawan yang dia terima sebenarnya adalah Raja Danjong yang telah jatuh dari kekuasaan.

Dengan tulus, Heung-do merawat sang raja tanpa mengetahui identitas aslinya. Dari sinilah hubungan unik mulai terjalin di antara mereka.

Di tengah kehidupan desa yang sederhana, sang raja menemukan kembali sisi kemanusiaannya. Sementara itu, orang-orang di sekitarnya mulai melihatnya bukan sekadar sosok bangsawan, melainkan manusia biasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X