Synchronize Fest 2026 Mulai Jual Tiket Lebih Awal, Nonton Musik Sambil Ikut Jaga Alam

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Sabtu, 27 Desember 2025 | 09:06 WIB
Synchronize Fest 2026 Mulai Jual Tiket Lebih Awal, Nonton Musik Sambil Ikut Jaga Alam. (Synchronize Fest  )
Synchronize Fest 2026 Mulai Jual Tiket Lebih Awal, Nonton Musik Sambil Ikut Jaga Alam. (Synchronize Fest )

TITIKTEMU.CO - Synchronize Fest kembali memberi kejutan di penghujung tahun. Festival musik lintas generasi ini membuka penjualan tiket Early Bird untuk edisi 2026 mulai Jumat, 26 Desember 2025,  

Penjualan tiket Synchronize Fest 2026 dimulai dengan kategori Early Bird 3 Day Pass yang sudah bisa diakses sejak pukul 13.00 WIB melalui situs resmi www.synchronizefestival.com

Antusiasme penggemar pun langsung terasa, mengingat kategori ini selalu menjadi incaran karena harga paling terjangkau dan kuota terbatas.

Baca Juga: Review Film Avatar: Fire and Ash dengan Konflik Moral yang Lebih Kompleks 

Harga Tiket Early Bird Synchronize Fest 2026

Tiket Early Bird 3 Day Pass dibanderol Rp 450.000. Harga tersebut sudah termasuk pajak, biaya penanganan, serta donasi lingkungan.

Dengan satu tiket, penonton bisa menikmati seluruh rangkaian acara selama tiga hari penuh, dari panggung ke panggung. Menariknya, tiket ini juga menjadi bagian dari gerakan pelestarian lingkungan.

Tiket Early Bird dikenal sebagai pilihan paling ekonomis. Karena jumlahnya terbatas dan peminatnya tinggi, panitia mengimbau calon penonton untuk tidak menunda pembelian agar tidak kehabisan.

Baca Juga: Hyun Bin Comeback Drama Lewat Made in Korea, Drama Penuh Intrik Era 1970-an 

Festival Musik dengan Misi Berkelanjutan

Synchronize Fest sejak awal kehadirannya dikenal bukan sekadar festival musik. Ajang ini sekaligus sebagai ruang temu lintas generasi, genre, dan komunitas.

Pada edisi 2026 membawa semangat pertemuan lewat program Warga Wargi Menanam. Melalui program ini, setiap pembelian tiket Early Bird otomatis menyertakan donasi.

Pembelian tiket Synchronize Fest nantinya akan dialokasikan untuk penanaman mangrove di Kepulauan Seribu.

Artinya, penonton tidak hanya datang untuk menikmati musik, tetapi juga ikut berkontribusi langsung menjaga lingkungan pesisir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X