Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Epik Terbaru Luna Maya dan Reza Rahadian

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Sabtu, 27 September 2025 | 19:55 WIB
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Epik Terbaru Luna Maya dan Reza Rahadian. (Soraya Intercine Films )
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Epik Terbaru Luna Maya dan Reza Rahadian. (Soraya Intercine Films )

Baca Juga: 3 Film Indonesia Terbaru Tayang Hari Ini 25 September 2025, dari Horor hingga Drama   

Luna Maya dan Ikon Horor

Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa membawa Luna Maya bertransformasi menjadi Suzzanna untuk yang ketiga. Sebelumnya adalah Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023).

Performa Luna dianggap mampu memberikan dimensi baru bagi ikon horor Indonesia ini, sekaligus menjembatani generasi lama dan penonton masa kini.

Karakter Suzzanna yang penuh misteri, sensualitas, sekaligus kengerian, menjadi daya tarik tersendiri yang membuat Luna Maya kerap disebut sebagai penerus sah dari sang legenda.

Baca Juga: Bon Appetit, Your Majesty: Drakor Netflix yang Terinspirasi dari Kisah Nyata Raja Paling Kejam di Korea

Reza Rahadian Bergabung

Nama besar lain yang ikut membintangi film ini adalah Reza Rahadian. Kehadiran aktor ini menjadi kolaborasi terbarunya bersama Sunil Soraya setelah Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (2013).

Sukses Besar Film-Film Sebelumnya

Waralaba Suzzanna produksi Soraya Intercine Films selama ini sukses di layar lebar, yaitu Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) yang meraih lebih dari 3 juta penonton dan menjadi salah satu film horor terlaris.

Kemudian Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023) juga berhasil menggaet lebih dari 2 juta penonton, menegaskan popularitas karakter Suzzanna di kalangan masyarakat modern.

Baca Juga: Demon Slayer: Infinity Castle Pecahkan Rekor Box Office Pokémon Setelah 26 Tahun, Begini Hebohnya!

Atmosfer Horor Baru

Poster teaser yang penuh simbol menunjukkan bahwa film ini bakal memberikan nuansa horor berbeda.

Kobaran api, orang-orang dengan obor, serta sosok yang diikat seakan menggambarkan ritual kelam yang erat dengan tema santet.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X