TITIKTEMU.CO - Dunia hiburan Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh terbaiknya.
Penyanyi dan seniman legendaris Tanah Air, Titiek Puspa, tutup usia pada Kamis, 10 April 2025, pukul 16.25 WIB, setelah menjalani perawatan intensif di RS Medistra Jakarta.
Rasa kehilangan yang mendalam juga dirasakan oleh Inul Daratista.
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya @inul.d pada Jumat, 11 April 2025, Inul mengenang pertemuan terakhirnya dengan sosok yang ia panggil "Eyang" itu. Ungkapan itu pun menyiratkan rasa haru, hormat, dan cinta terhadap figur inspiratif tersebut.
> “Maafkan aku, Eyang. Ini kenangan terakhirku bersamamu,” tulis Inul dengan penuh emosi.
Sosok Titiek Puspa yang Selalu Ingin Tampil Sempurna
Dalam kenangannya, Inul bercerita bahwa Titiek Puspa adalah pribadi yang selalu ingin tampil rapi dan menarik. Meskipun usia terus bertambah, almarhumah tetap memerhatikan penampilan.
> “Beliau nggak suka tampil apa adanya kalau di luar kamar. Harus dandan dulu. Dan meskipun rambutmu sudah memutih, engkau tetap yang tercantik di mataku,” ujar Inul.
Tempat Curhat Sebelum Naik Panggung
Inul juga mengungkap bahwa almarhumah Titiek Puspa kerap menjadikan dirinya tempat bercerita sebelum tampil di berbagai acara.
Bahkan, sang diva legendaris sempat bercanda meminta Inul mencarikan obat atau dokter agar tubuhnya bisa menjadi langsing seperti dirinya.
> “Suka curhat sebelum show. Minta dicarikan obat atau dokter supaya bisa langsing seperti aku,” kenangnya sambil mengenang tawa hangat mereka.
Artikel Terkait
Siapkan Mental! Orphan: First Kill Hadir dalam Blu-ray dan DVD!
Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Di Hari Kedua Lebaran
Ray Sahetapy Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Hari Jumat, Menunggu Kepulangan Anaknya dari Amerika Serikat
Artis Legendaris Titiek Puspa Meninggal Pada Usia 87 Tahun. Sempat menulis 61 lagu saat dalam perawatan sakitnya
Sempat Perdarahan Otak Sebelum Wafat, Penyanyi Legendaris Tanah Air Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun
Pesan Menyentuh Titiek Puspa yang Baru Terungkap Setelah Wafat, Tentang Kurangnya Perhatian Terhadap Seni Budaya Leluhur