TITIKTEMU.CO
Saat siang sedang panas-panasnya, paling enak kalau langsung menenggak minuman segar, dingin, dan manis. Apalagi jika minuman itu menyehatkan. Nah, salah satunya sirup daun kelor.
Rasanya akan lebih nikmat jika ditambah es batu, serutan timun, dan biji selasih. Benar-benar yummy!
Unik memang mendengar daun kelor diolah menjadi sirup. Bahkan banyak yang belum tahu kalau daun kelor bisa dibikin sirup.
Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Minum Kopi Hitam Sangat Dianjurkan
“Banyak yang tidak mengira kalau sirup ini berbahan daun kelor. Dicampur es, rasanya segar dan menyehatkan,” kata Umi, seorang Mina Juliantoro (Minjul) Asri.
Minjul Asri adalah kelompok pemberdayaan warga yang mengelola berbagai macam tanaman obat keluarga (Toga) di RT 69 RW 14, Kampung Dukuh, Kelurahan Gedongkiwo, Yogyakarta.
Tanaman-tanaman toga Minjul Asri ini akan diolah menjadi aneka makanan dan minuman. Butuh keterampilan dan inovasi produk menjadi menarik. Salah satu produk unggulan itu adalah sirup kelor ini.
Daun kelor dikenal kaya manfaat, seperti menurunkan tekanan darah dan kolestrol . Tidak heran kalau sirup daun kelor banyak diminati.
Sirup daun kelor dikemas dalam botol ukuran 500 ml. Selain sirup, daun kelor juga diolah menjadi camilan, seperti peyek dan keripik. Omset olahan daun kelor ini mencapai jutaan rupiah.
“Semuanya menggunakan bahan alami dan tanpa pengawet. Keripik dan peyek tidak menggunakan MSG,” jelas Umi.
Selain produk daun kelor, Minjul Asri juga memproduksi sirup secang, semelak dari buah jahe, jamu kencur, kunir asem, rebusan daun papaya, serta brotowali. Semua bahan yang digunakan diambil dari toga yang dikelola Minjul Asri.***