Baca Juga: 5 Film Drama Korea yang Ngomongin tentang Hacker Handal, Bjorka mah...
4. Bersungguh-sungguh akan mendaftar beasiswa pendidikan S-2/S-3 luar negeri, baik yang ditawarkan oleh Pemerintah Indonesia maupun pemberi beasiswa lain
5. Mendapatkan rekomendasi dari Pimpinan Muhammadiyah, sekurang-kurangnya pada level Daerah atau Pimpinan Wilayah Organisasi Otonom (Ortom) setempat;
6. Mendapatkan rekomendasi dari pimpinan (Rektor/Ketua/Direktur) bagi yang telah bekerja di PTMA
7. Sehat secara jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter yang berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) atau Rumah Sakit (RS) setempat serta bukti vaksin Covid-19 dosis ketiga
Persyaratan Dokumen
1. CV
2. Salinan BPJS, bukti vaksin Covid-19 dosis ke-3, serta surat keterangan sehat jasmani dan rohani
3. Surat rekomendasi dari PDM/PWM/PPM atau PW/PP organisasi otonom
Baca Juga: Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Miliar untuk BLT pada Desember 2022. Horee! Lansia juga akan Terima
4. Surat rekomendasi dari pimpinan (rektor, ketua, atau direktur) bagi yang bekerja di PTMA
5. Bagi lulusan D4/S1, membuat motivation letter 500 kata dalam bahasa Inggris yang menjelaskan alasan mendaftar MSPP, keunggulan yang dimiliki, program studi S2 dan universitas tujuan, serta jenis beasiswa yang akan didaftar
6. Bagi lulusan S2, membuat motivation letter 500 kata dalam bahasa Inggris yang menjelaskan alasan mendaftar MSPP, keunggulan yang dimiliki, program studi S3 dan universitas tujuan, serta jenis beasiswa yang akan didaftar
Baca Juga: 5 Film Drama Korea yang Ngomongin tentang Hacker Handal, Bjorka mah...
7. Mengisi formulir pendaftaran serta melampirkan surat izin atasan dan surat pernyataan