TITIKTEMU.CO - Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) kembali membuka pendaftaran program Beasiswa MSPP untuk Batch V.
Dikutip dari akun Instagram @mspp_id, program Beasiswa MSPP dari Diktilitbang PP Muhammadiyah ini dibuka hingga 30 September 2022, karenanya daftarkan diri Anda segera.
Beasiswa MSPP ini diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu), serta Majelis Pendidikan Kader (MPK).
Baca Juga: PMI Ilegal Merajalela, Moeldoko Ajak Masyarakat Cegah PMI Non Prosedural
Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan kader unggulan Muhammadiyah agar dapat mengakses beasiswa pendidikan S-2/S-3 luar negeri, baik yang ditawarkan oleh pemerintah Indonesia maupun pemberi beasiswa lain.
Bagi penerima beasiswa dari MSPP ini, nantinya akan mendapatkan sejumlah cakupan manfaat Beasiswa di antaranya :
• Beasiswa pelatihan bahasa Inggris
• Biaya pendukung, meliputi biaya transportasi, keberangkatan, dan kepulangan dari lokasi pelatihan
Baca Juga: Pakar Keamanan Siber Ungkap Modus Peretasan Awak Redaksi Narasi & Cara Terhindar dari Peretasan
• Akomodasi
• Biaya hidup bulanan selama pelatihan
• Biaya tes IELTS
• Pendampingan persiapan studi lanjut
• Biaya tes psikologi
Berikut syarat dan dokumen yang harus disiapkan untuk menjadi penerima Beasiswa MSPP Batch V.
Persyaratan Umum
• Maksimal berusia 30 tahun per tanggal 31 Agustus 2022 (bagi lulusan D4 dan S1)
• Maksimal berusia 35 tahun per tanggal 31 Agustus 2022 (bagi lulusan s2)
• Memiliki IPK sebesar 3.00 untuk D4 atau S1 dan 3.25 untuk lulusan S2
• Memiliki skor TOEFL ITP atau prediction sebesar 500 atau IELTS sebesar 5.0
Baca Juga: Sadis, dicuekin di jejaring sosial, ibu muda ini ditusuk kenalan Facebook-nya
Persyaratan Khusus
1. Kader muda Muhammadiyah yang aktif di berbagai level kepemimpinan Muhammadiyah/organisasi otonom Muhammadiyah, baik pusat, wilayah, daerah, cabang, maupun ranting
2. Memiliki komitmen dan loyalitas terhadap Persyarikatan, berwawasan luas, berlandaskan aqidah Islam, Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta memiliki kepercayaan diri dan kematangan dalam mengelola emosi dan beradaptasi;
3. Memiliki latar belakang pendidikan D-4/S-1/S-2 dari Perguruan Tinggi Negeri/Perguruan Tinggi Muhammadiyah/’Aisyiyah di seluruh wilayah Indonesia, atau
Perguruan Tinggi lain di dalam negeri yang telah diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)