ekonomi

Giatkan Perokonomian Pasca Pandemi, Warga Sragen Ciptakan Aplikasi Jual Beli Satwa Anti Kerumunan

Rabu, 29 September 2021 | 20:36 WIB
Indra Proneto, saat menunjukan aplikasi
 
 
 
TITIKTEMU.CO, SOLO -  Untuk membantu pemerintah meningkatkan perekonomian pasca Pandemi Covid 19,  Indra Proneto (33), Warga Sragen, telah mempunyai satu terobosan yaitu membuat aplikasi jual beli satwa. Hal itu ia lakukan, semenjak pandemi Covid 19 menyerbu Indonesia, yang mana jual beli ternaknya mengalami penurunan.
 
Saat ini aplikasi "Aneka Satwa" yang dibuat pria yang juga peternak burung murai tersebut, sudah menyimpan 8000 unduhan.
 
"Inspirasinya ya dari Pasar Depok Solo. Saat itu disana sepi sekali karena kondisi pandemi. Maka dari itu, bagaimana caranya menciptakan aplikasi untuk mengumpulkan peternak dalam satu wadah," terang Indra, Rabu (29/9).
 
 
Menurutnya, aplikasi yang diciptakan ini berguna untuk jual beli secara langsung. pada aplikasi Aneka satwa, penjual dan pembeli dapat bertransaksi tanpa perantara. Bukan hanya hewan peliharaan semata, dalam aplikasi "Aneka Satwa" juga dijual hewan untuk konsumsi. 
 
"Kenapa saya menciptakan aplikasi ini, karena di Market Place (Facebook-red),  tidak diperbolehkan untuk penjualan satwa."
 
"Maka dari itu, harus ada wadah khusus yang mewadahi agar peternak yang ingin menjual satwa dapat berinteraksi secara langsung dengan pembeli tanpa ada pihak ketiga," paparnya.
 
Untuk menggunakan aplikasi tersebut, Indra mengaku, caranya cukup mudah.
 
Pengguna handphone cukup menginstal aplikasi "Aneka Satwa" yang bisa diunduh melalui Playstore, Setelah itu, tinggal mengikuti instruksi dan mencoba fitur-fitur di dalamnya.
 
"Sejauh ini, sudah ada 8000 lebih yang mengunduh aplikasi ini. 3000 diantaranya pengguna aktif," jelas Indra. 
 
 
Sementara itu, Ketua Koordinasi Wilayah (Korwil) Asosiasi Penangkar Burung Solo Raya, Subiati mengatakan, mendukung terobosan baru dari penciptaan aplikasi pemasaran hewan ini. Apalagi, aplikasi yang diciptakan ini sangat bermanfaat bagi warga. 
 
"Ini sangat membantu kami, selaku peternak burung untuk memasarkan satwa ke konsumen," kata Subiati. 
 
Disisi lain, penjual dan pembeli dapat bertransaksi langsung tanpa adanya pihak ketiga yang terlibat.
 
"Bisa berkomunikasi langsung antar penjual dan pembeli, disitu juga sudah tertera nomor handphone kita masing-masing," tutupnya.***
 
 
  
 
 
-
 
 
 
 
   
 
 
 

Tags

Terkini