Bagi pemula, membeli Bitcoin kini jauh lebih mudah dan bisa dimulai dari nominal kecil. Berikut langkah dasarnya:
Pilih exchange kripto terpercaya seperti Indodax, Tokocrypto, Pintu, atau Rekeningku
Daftar akun dan lakukan verifikasi identitas (KTP & selfie)
Top up saldo melalui transfer bank atau e-wallet
Beli Bitcoin mulai dari Rp10.000
Simpan aset di wallet exchange atau pindahkan ke wallet pribadi untuk keamanan ekstra
Hindari membeli Bitcoin dari individu, grup Telegram, atau platform ilegal. Risiko penipuan sangat tinggi.
Risiko Investasi Bitcoin yang Wajib Dipahami Pemula
Sebelum berharap cuan, pahami dulu risikonya. Investasi Bitcoin bukan tanpa bahaya.
Harga Bitcoin sangat fluktuatif. Penurunan 20–30 persen dalam hitungan hari adalah hal biasa. Selain itu, aset kripto tidak dijamin pemerintah atau LPS, sehingga kerugian sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor.
Risiko lain adalah potensi peretasan, scam, hingga perubahan regulasi. Karena itu, Bappebti mengategorikan kripto sebagai aset berisiko tinggi. Idealnya, alokasi Bitcoin hanya 5–10 persen dari total portofolio investasi.
Baca Juga: Bingung Mulai Investasi? Ini Perbandingan Saham, Obligasi, dan Reksa Dana untuk Pemula
Strategi Investasi Bitcoin yang Aman
Agar tidak terjebak panik dan rugi, pemula sebaiknya menerapkan strategi sederhana berikut:
Dollar Cost Averaging (DCA.