TITIKTEMU.CO - Program KUR merupakan fasilitas pinjaman modal usaha dari pemerintah yang disalurkan melalui sejumlah bank untuk membantu laju perkembangan UMKM.
Pemerintah memberikan subsidi bunga, sehingga margin dan bunga rindah dengan tenor panjang. Sejumlah bank penyalur KUR itu antara lain BRI, BSI, BNI, dan Mandiri.
Namun, di balik skema yang terlihat seragam, ternyata ada sejumlah perbedaan penting yang wajib diketahui pelaku UMKM sebelum mengajukan pinjaman.
Pahami Ketentuan KUR 2026
Sebelum membandingkan KUR BRI, BSI, BNI, dan Mandiri, penting memahami aturan dasar KUR 2026. Karena merupakan program pemerintah, ketentuan utama KUR berlaku sama di semua bank penyalur.
Jenis dan Plafon KUR 2026
Pemerintah membagi KUR ke dalam beberapa kategori. KUR Super Mikro memiliki plafon hingga Rp10 juta untuk pelaku usaha ultra mikro.
KUR Mikro menawarkan pinjaman maksimal Rp50 juta per debitur. Sementara itu, KUR Kecil diberikan untuk pembiayaan di atas Rp50 juta hingga Rp500 juta.
Bunga KUR 2026 Tetap Rendah
Daya tarik utama KUR adalah bunganya. Hingga Januari 2026, suku bunga KUR 6 persen per tahun efektif, jauh lebih rendah dibandingkan kredit usaha komersial yang mencapai 10–15 persen.
Tenor Fleksibel Tanpa Agunan
Tenor KUR juga cukup panjang. Untuk kebutuhan modal kerja, tenor maksimal mencapai 3 tahun. Sementara kredit investasi bisa dicicil hingga 5 tahun.
Menariknya, untuk plafon pinjaman tertentu KUR tidak mensyaratkan agunan tambahan karena dijamin pemerintah melalui lembaga penjamin.