TITIKTEMU.CO - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan penjualan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 masih terus berlangsung dan dapat dipesan sesuai skema H-45 sebelum keberangkatan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa hingga Jumat, 30 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, total tiket yang telah terjual mencapai 131.756 lembar. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring meningkatnya antusiasme masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik lebih awal.
“Pemesanan masih terus berjalan dan minat masyarakat cukup tinggi untuk mengatur perjalanan sejak dini,” ujar Anne dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Baca Juga: Calvin Verdonk Tampil Solid, Lille Singkirkan Freiburg dan Lolos ke Playoff Liga Europa
Berdasarkan data sementara, terdapat 10 relasi dengan tingkat pemesanan tertinggi. Rute-rute tersebut antara lain Yogyakarta–Gambir, Pasarsenen–Lempuyangan, Lempuyangan–Pasarsenen, Gambir–Yogyakarta, Pasarsenen–Purwokerto, Yogyakarta–Surabaya Gubeng, Pasarsenen–Kutoarjo, Pasarsenen–Surabaya Pasar Turi, Bandung–Gambir, serta Gambir–Cirebon.
Relasi favorit tersebut mencerminkan tingginya mobilitas penumpang menuju dan dari kota-kota besar selama periode awal arus mudik Lebaran.
Anne menegaskan, KAI berkomitmen menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan selama Angkutan Lebaran 2026 dengan pengelolaan layanan yang terukur dan berfokus pada kebutuhan pelanggan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi KAI,” tegasnya.
Saat ini, masyarakat sudah dapat memesan tiket kereta api untuk keberangkatan mulai 11 Maret hingga 16 Maret 2026 melalui seluruh saluran resmi penjualan KAI.
Jadwal Pemesanan Tiket Kereta Api Lebaran 2026
- 25 Januari 2026 → Berangkat Rabu, 11 Maret 2026 (H-10)
- 26 Januari 2026 → Kamis, 12 Maret 2026 (H-9)
- 27 Januari 2026 → Jumat, 13 Maret 2026 (H-8)
- 28 Januari 2026 → Sabtu, 14 Maret 2026 (H-7)
- 29 Januari 2026 → Minggu, 15 Maret 2026 (H-6)
- 30 Januari 2026 → Senin, 16 Maret 2026 (H-5)
- 31 Januari 2026 → Selasa, 17 Maret 2026 (H-4)
- 1 Februari 2026 → Rabu, 18 Maret 2026 (H-3)
- 2 Februari 2026 → Kamis, 19 Maret 2026 (H-2)
- 3 Februari 2026 → Jumat, 20 Maret 2026 (H-1)
Baca Juga: Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI, Bursa Segera Tunjuk Plt hingga RUPST
Hari H & Arus Balik Lebaran
- 4 Februari 2026 → Sabtu, 21 Maret 2026 (H+1)
- 5 Februari 2026 → Minggu, 22 Maret 2026 (H+2)
- 6 Februari 2026 → Senin, 23 Maret 2026 (H+3)
- 7 Februari 2026 → Selasa, 24 Maret 2026 (H+4)
- 8 Februari 2026 → Rabu, 25 Maret 2026 (H+5)
- 9 Februari 2026 → Kamis, 26 Maret 2026 (H+6)
- 10 Februari 2026 → Jumat, 27 Maret 2026 (H+7)
- 11 Februari 2026 → Sabtu, 28 Maret 2026 (H+8)
- 12 Februari 2026 → Minggu, 29 Maret 2026 (H+9)
- 13 Februari 2026 → Senin, 30 Maret 2026 (H+10)
- 14 Februari 2026 → Selasa, 31 Maret 2026 (H+11)
- 15 Februari 2026 → Rabu, 1 April 2026 (H+12).***