ekonomi

Kisah Sukses Kenes Lalita, Berkat BRI dan LinkUMKM Berhasil Kembangkan Bisnis Busana Anak Wastra Khas Jepara

Jumat, 30 Januari 2026 | 17:57 WIB
Effy Retno Indarwati pemilik usaha Kenes Lalita dengan hasil karyanya (Dok. BRI)

Kebutuhan untuk terus bertumbuh di tengah tantangan yang kian kompleks mendorongnya mencari ekosistem pembelajaran yang relevan. Effy menyampaikan bahwa LinkUMKM dari BRI menyediakan ruang belajar untuk memperkuat kapasitas usahanya, sehingga pengembangan bisnis dapat dijalankan secara lebih terarah dan konsisten.

“Saya pertama kali mengenal LinkUMKM dari Rumah BUMN BRI dan media sosial. Yang membuat saya tertarik adalah konsepnya yang tidak hanya sebagai platform, tetapi juga sebagai ruang belajar dan bertumbuh bagi UMKM. Di tengah tantangan UMKM yang semakin kompleks, saya merasa perlu berada di ekosistem yang suportif dan relevan,” ujarnya.

Baca Juga: Begini Cara Cek BI Checking SLIK OJK 2026 Lewat HP, Apa Arti Skor 1-5?

Effy menyampaikan bahwa LinkUMKM mendorong langkah pengembangan usahanya menjadi lebih strategis, lebih berani menetapkan target, serta lebih siap menangkap peluang kolaborasi dan pengembangan pasar. Seiring waktu, pesanan kian stabil dan brand awareness Kenes Lalita semakin meningkat.

“LinkUMKM membantu saya melihat usaha secara lebih terstruktur, tidak hanya dari sisi kreatif, tetapi juga dari sisi manajemen dan pengembangan bisnis. Pelatihan dan challenge yang saya ikuti mendorong saya untuk melakukan evaluasi brand, memperkuat storytelling produk, serta lebih percaya diri dalam memasarkan Kenes Lalita,” ungkapnya.

Baca Juga: Harga Emas Antam Jumat 30 Januari 2026 Turun Jadi Rp3,12 juta per Gram, Tetap Mahal!

LinkUMKM adalah platform digital BRI yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan UMKM untuk mendukung kenaikan kelas usaha secara sistematis dan berkelanjutan. Dengan strategi berbasis data dan teknologi, LinkUMKM memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui fitur Self Assessment naik kelas yang memetakan posisi usaha sekaligus memberikan rekomendasi pelatihan yang relevan.

LinkUMKM juga membuka akses pendampingan dan perluasan pasar melalui UMKM Smart, Coaching Clinic, Etalase Digital, Komunitas, dan kanal Media, didukung lebih dari 690 modul pelatihan daring dan luring serta jaringan Rumah BUMN untuk pembelajaran yang aplikatif bagi kebutuhan usaha sehari-hari.

Baca Juga: Pernyataan Kepala Bappenas Soal MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja Jadi Sorotan Publik

Terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa UMKM dapat memanfaatkan platform pemberdayaan BRI, yakni LinkUMKM, untuk memperkuat pengelolaan usaha dan pemasaran agar pertumbuhannya lebih terarah.

“Kenes Lalita menunjukkan bahwa penguatan UMKM tidak hanya pada kreativitas produk, tetapi juga membutuhkan disiplin manajemen dan konsistensi strategi pemasaran. LinkUMKM BRI menyediakan ruang pembelajaran dan pendampingan agar pelaku usaha dapat konsisten mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Melalui ekosistem ini, BRI berkomitmen untuk memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang tangguh,” pungkasnya.***

 

Halaman:

Tags

Terkini