2. Uang Muka (Down Payment/DP)
DP umumnya berkisar 10–30 persen dari harga rumah. DP besar akan memperkecil cicilan dan beban bunga.
3. Suku Bunga KPR
Terdiri dari bunga tetap (fixed) di awal dan bunga mengambang (floating) setelah periode tertentu.
4. Tenor Kredit
Tenor bisa mencapai 20–25 tahun. Tenor panjang membuat cicilan lebih ringan, tetapi total bunga lebih besar.
5. Biaya Tambahan
Viaya tambahan ini meliputi biaya notaris, appraisal, provisi, administrasi, asuransi jiwa, dan asuransi properti.
6. Penghasilan dan Rasio Cicilan
Idealnya total cicilan utang tidak melebihi 30–35 persen dari penghasilan bulanan.
Baca Juga: Kredit Mobil Tanpa DP: Syarat, Risiko, dan Untung Ruginya
Keunggulan Membeli Rumah Second dengan KPR
Sebelum masuk ke contoh simulasi, berikut beberapa alasan rumah second tetap menjadi favorit:
Lokasi sudah matang: Biasanya berada di kawasan strategis dengan fasilitas umum lengkap.
Bisa langsung dihuni: Tidak perlu menunggu pembangunan atau serah terima unit.