TITIKTEMU.CO - Memasuki tahun 2026, pemerintah resmi menghentikan sejumlah program bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya disalurkan sepanjang 2025. Penghentian ini dilakukan karena masa program telah berakhir serta adanya penyesuaian kebijakan anggaran dan strategi penanganan kemiskinan nasional.
Berikut daftar bansos yang tidak lagi dilanjutkan pada 2026.
BLT Kesejahteraan Rakyat Berakhir 2025
Salah satu bansos yang resmi dihentikan adalah Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Program ini berakhir pada 31 Desember 2025 dan tidak diperpanjang pada tahun anggaran 2026.
Baca Juga: Terungkap! Alasan PSSI Pilih John Herdman: Rekam Jejak Piala Dunia Jadi Modal Utama Timnas Indonesia
BLT Kesra sebelumnya menjadi instrumen perlindungan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan. Pada tahap terakhir penyaluran, penerima manfaat memperoleh rapelan bantuan hingga Rp900.000.
Bantuan Beras dan Minyak Tak Lagi Disalurkan
Pemerintah juga memastikan bansos pangan berupa beras dan minyak goreng tidak dilanjutkan di 2026. Program ini sempat disalurkan kepada 18,27 juta keluarga penerima manfaat sejak Oktober hingga akhir 2025.
Setiap keluarga sebelumnya menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi dan perlindungan konsumsi rumah tangga.
BSU Pekerja Resmi Tidak Dilanjutkan
Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk pekerja juga masuk dalam daftar bansos yang berakhir. Pada 2025, BSU diberikan sebesar Rp600.000, mencakup dua bulan (Juni–Juli) dan dibayarkan sekaligus.
Program ini menyasar pekerja bergaji maksimal Rp3,5 juta atau sesuai UMP, serta tidak berlaku bagi ASN, TNI, dan Polri. Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan rencana lanjutan BSU pada 2026.
Arah Baru Bansos 2026: Fokus Lansia dan Disabilitas