TITIKTEMU.CO - Simak jadwal lengkap IPO CDIA 2025 anak usaha Prajogo Pangestu, harga saham, serta rencana penggunaan dana hasil IPO untuk sektor infrastruktur.
PT Chandra Daya Investasi (CDIA), salah satu unit bisnis strategis di bawah naungan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), akan segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 2025. Langkah ini menjadi sorotan banyak investor mengingat CDIA memiliki peran signifikan dalam ekosistem industri petrokimia di Indonesia.
CDIA, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh TPIA sebesar 70%, berfokus pada infrastruktur penunjang industri dengan tiga pilar utama: kelistrikan, pengelolaan air, serta pelabuhan dan logistik. Sebagai pendorong utama efisiensi operasional industri petrokimia, IPO ini diharapkan memperkuat posisi CDIA di sektor infrastruktur.
Baca Juga: CEK FAKTA! Tarif Listrik Juli 2025 Terbaru Soal Kenaikan dan Penyesuaian Tarif
Rangkaian Jadwal IPO CDIA 2025
Proses IPO CDIA telah dimulai sejak tahap book building atau penawaran awal yang berlangsung pada tanggal 19-24 Juni 2025. Berikut adalah jadwal lengkapnya:
- Book Building (Penawaran Awal): 19 – 24 Juni 2025
- Penawaran Umum Perdana (IPO): 2 – 4 Juli 2025
- Penjatahan Saham: 4 Juli 2025
- Distribusi Saham ke Investor: 7 Juli 2025
- Pencatatan Saham di BEI (Listing): 8 Juli 2025
Harga IPO dan Potensi Valuasi Pasar CDIA
Harga saham final yang ditawarkan kepada publik adalah Rp190 per lembar, hasil dari proses penjajakan minat pasar selama book building. Jumlah saham yang dilepas mencapai 12,48 miliar lembar atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan demikian, total nilai IPO diperkirakan mencapai Rp2,37 triliun.
Baca Juga: LINK Pengumuman Hasil Seleksi Mandiri UBT 2025 dan Tahap Lanjutannya
Adapun estimasi valuasi pasar CDIA pasca-IPO diproyeksikan berada di kisaran Rp21,2 hingga Rp23,7 triliun. Saham ini akan tercatat pada Papan Utama BEI dengan sektor infrastruktur dan subsektor utilitas.
Struktur Kepemilikan Saham Pasca-IPO
Setelah IPO, struktur kepemilikan saham CDIA akan mengalami perubahan sebagai berikut:
- PT Chandra Asri Pacific (TPIA): 60%
- Phoenix Power: 30%
- Publik (Masyarakat): 10%
Rencana Penggunaan Dana IPO
Dana yang diperoleh dari IPO akan dialokasikan untuk memperkuat dua lini bisnis utama CDIA:
- Segmen Logistik: Rp871,76 miliar akan digunakan untuk pembelian kapal baru, modal kerja operasional, serta penyetoran modal ke anak usaha logistik seperti CMI dan MIM.
- Segmen Pelabuhan dan Fasilitas Penyimpanan: Rp1,5 triliun dialokasikan untuk pembangunan tangki penyimpanan produk kimia, instalasi pipa ethylene, serta peningkatan sarana pelabuhan pendukung.
IPO CDIA tidak hanya menjadi langkah penting bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya tetapi juga memberikan peluang bagi investor untuk berpartisipasi dalam sektor infrastruktur yang terus berkembang di Indonesia.***