Fokus kami saat ini adalah mendampingi UMKM yang sedang naik kelas menuju level bisnis yang lebih matang,” ujar Ferry.
Apa Saja Materi Pelatihan? Ini Sorotan Utamanya
Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya belajar teori, tapi juga praktik yang dapat langsung diterapkan ke bisnis mereka. Beberapa materi penting meliputi:
- Sertifikasi Produk
Pendampingan dari lembaga terkait seperti Halal dan BPOM, agar produk UMKM dapat menembus pasar yang lebih luas, termasuk ekspor.
- Manajemen Keuangan
Pelatihan dari OJK tentang pengelolaan keuangan yang sehat dan profesional bagi pelaku usaha.
- Branding dan Digital Marketing
Peserta diajarkan cara membuat konten menarik melalui pelatihan fotografi, penulisan copywriting, dan optimalisasi media sosial.
- Pemanfaatan Point of Sales (POS)
Teknologi POS dari Telkom Indonesia untuk membantu pencatatan transaksi dan stok barang secara digital.
Kolaborasi BUMN untuk UMKM: Sinergi yang Berdampak Nyata
Sejumlah BUMN turut serta dalam mendukung program ini, seperti Pegadaian, Mind ID, PNM, ID FOOD, IFG, Krakatau Steel, dan Danareksa.
Peran mereka mencakup penyediaan akses pembiayaan, logistik, hingga pendampingan dalam hal digitalisasi usaha.
Menurut Ferry, kolaborasi lintas BUMN ini adalah bagian dari roadmap jangka panjang Kementerian BUMN untuk menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
IFG: Pemberdayaan UMKM Adalah Investasi Sosial
IFG, holding BUMN di bidang asuransi dan investasi, juga menunjukkan komitmennya dalam program ini.