TITIKTEMU.CO, Sleman - Semangat inovasi terpancar dari sebuah desa yang terletak di lereng Gunung Merapi.
Adalah Hargobinangun desa yang menyimpan tiga potensi besar yang tengah digarap serius oleh warganya, yakni kekayaan alam, sektor pariwisata, dan agrikultur.
Baca Juga: UMK NTT 2025: Kota Kupang Tertinggi Hampir Rp3 Juta, Daerah Lain Berapa?
Ketiganya pun dioptimalkan melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis komunitas.
Desa Hargobinangun terletak di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I Yogyakarta.
Baca Juga: BRI Serahkan Hadiah BRImo FSTVL 2024 kepada Nasabah Loyal, Cek Nama Para Pemenang di SINI!
Secara geografis, desa ini membentang dari tengah hingga utara Kapenawon Pakem yang menjadikannya sisi paling utara di DI Yogyakarta.
Selain itu, Desa Hargobinangun pun berbatasan langsung dengan puncak Gunung Merapi di utara, Kalurahan Pekembinangun dan Hargobinangun di selatan, Candibinangun dan Purwobinangun di barat, serta Umbulharjo di timur.
“Secara geografis kami berada di lereng pegunungan bagian utara Sleman. Dan kami memang berbatasan langsung dengan Gunung Merapi,” ujar Lurah Hargobinangun, Amin Sarjito.
Baca Juga: Film Cocote Tonggo : Apa Jadinya Kalau Jual Jamu penyubur Tapi Tidak Punya Anak ?
Desa yang memiliki luas wilayah sebesar 14.300 meter persegi itu pun menjadi contoh nyata bagaimana desa dapat tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dari bawah dengan segala potensi yang dimilikinya.
Sejak akhir 2020, pemerintah desa melakukan pemetaan potensi dan mendirikan BUMDesa Merapi Sejahtera sebagai tulang punggung perekonomian. BUMDesa ini pun memiliki dua unit usaha utama.
Baca Juga: Walkie Grass MLBB x Naruto: Jawaban Atribut Buff Unik yang Bikin Hero Makin Tangguh
Pertama, Wisata Desa Kampoeng Mahoni, yang bergerak di bidang pariwisata seperti pengelolaan resto, camping ground, jeep adventure, ATV, go-kart, outbond, dan paint ball. Kedua, Hargo Park Central, yang mengelola parkir wisata di Merapi Park, Oxygen Park, dan Kampoeng Mahoni.