TITIKTEMU.CO, - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bankjatim ) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten) lakukan penandatanganan Non Disclosure Agreement (NDA) , di Kantor Pusat Bankjatim , Surabaya, hari Kamis (25/4).
Penandatanganan NDA itu, sebagai tindak lanjut dari MoU terkait pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) antara kedua kedua bank daerah tersebut beberapa waktu lalu.
Penandatanganan NDA dilakukan oleh Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bankjatim Edi Masrianto dan Direktur Operasional Bank Banten Bambang Widyatmoko.
Baca Juga: Jemaah Haji 2024 Punya Seragam Batik Baru Yang lebih Modis Dan Keren
Edi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari beberapa aktivitas yang sebelumnya telah dilakukan secara intensif antara Bankjatim dan Bank Banten terkait pembentukan KUB.
”Semangat KUB adalah semangat kolaborasi untuk saling bersinergi. Sehingga diharapkan penandatanganan NDA ini bisa menjadi bagian dalam rangka memperkuat kolaborasi itu,” tuturnya.
Bukan tanpa alasan, Bankjatim telah membuktikan kemampuan dan pengalaman sebelumnya dalam proses KUB dengan Bank NTB Syariah dan Bank Lampung,
Edi berharap keterlibatan dengan Bank Banten akan dapat membawa manfaat yang signifikan bagi kedua belah pihak.
Baca Juga: Meskipun Hasilnya Kurang Menggembirakan, Ribuan Warga Yogya Semangat Nobar Di Tengah Kota
Salah satu poin penting dalam strategi Bankjatim adalah pengembangan layanan digital JCONNECT.
Pihaknya juga menegaskan, Bankjatim siap untuk melakukan kerja sama bisnis dengan Bank Banten di berbagai sisi mulai dari human capital, teknologi, hingga bisnis prosesnya..
“Dengan pengalaman kami dalam mengembangkan digital banking tentu bisa menjadi keuntungan juga bagi Bank Banten untuk mengadopsi teknologi yang telah kami lakukan. Karena tidak dipungkiri sekarang eranya serba digital, jadi mau tidak mau suka tidak suka kita semua harus beradaptasi dengan dunia digital,” papar Edi.
Sementara itu, Bambang Widyatmoko memaparkan potensi Bank Banten di sisi pengembangan bisnis sangat besar, salah satunya di bidang pembiayaan kredit kepada PNS, PPPK dan Pensiunan.
Baca Juga: Timnas Indonesia U23 Garuda Muda Masih Punya Peluang Ke Olimpiade Paris