TITIKTEMU.CO, WONOGIRI – Pintu Air/spillway Waduk Gajahmungkur dibuka sejak Selasa, (14/2/2023).
Kepala Sub Divisi Jasa Air Jasa Tirta III/1, Fendri Ferdian, menyatakan, pelepasan air ini untuk menjaga Control Water Level sesuai SOP (Standar Operasional Prosedure) pengendalian banjir. Selain itu untuk memberikan ruang atau tampungan yang cukup pada WGM agar tetap mampu meredam debit besar dari hulu.
Baca Juga: Tok! DPR dan Kemenag sepakat Biaya Haji 2023 sebesar Rp 49,8 juta
Baca Juga: Pelayanan paspor kolektif bagi jamaah haji, petugas Kantor Imigrasi Semarang lakukan jemput bola
Saat awal dibuka pintu Spillway Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri melepaskan air dengan debit 100 meter kubik per detik dari pintu air tersebut.
Sedangakan limpasan air dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di waduk tersebut berdebit 50 M3/detik. Jadi, total air yang masuk ke aliran Bengawan Solo itu mencapai 150 M3/detik.
Baca Juga: Manchester City gusur Arsenal dari puncak klasemen Liga Primer Inggris setelah sekian purnama
Baca Juga: Barcelona dan Manchester United berebut tempat 16 besar kompetisi kasta kedua Eropa
Karena hujan yang turun terus menerus di Catchment Area atau daerah tangkapan menyebabkan volume tampungan air di Waduk Gajahmungkur mengalami penambahan. Sehingga pelepasan debit air ditambah menjadi 200 M3/detik. Ini dilakukan untuk menjaga Control Water Level sesuai SOP (Standar Operasional Prosedure) pengendalian banjir.
“Kami tambah (debit air yang dilepas) karena kondisi tinggi muka air (TMA) naik lagi. Sudah siaga kuning,” ungkap Fendri.
Baca Juga: Ketua OSIS Bisa diterima di IPB University Tanpa Test, Begini syarat, jadwal dan cara mendaftarnya
Fendri mengatakan, penambahan pelepasan debit air ini tentu saja menambah ketinggian air di aliran Bengawan Solo, sehingga membuat bangunan di area bantaran sungai berpotensi terendam.
Menurut Fendri, jika pintu spillway WGM dibuka karena intensitas hujan tinggi dengan waktu yang lama. Terutama karena kenaikan elevasi waduk yang cukup tinggi. Selain itu juga sebagai implementasi konsep early release.