daerah

Ditinggal Rewang Hajatan Seisi Rumah di Sragen Terbakar. Termasuk Mobil dan Sepeda Motor

Selasa, 27 September 2022 | 20:03 WIB
Warga dan aparat keamanan membantu evakuasi korban kebakaran di Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Sragen (Dok Humas Polres Sragen)

TITIKTEMU.CO, SRAGEN – Nasib malang dialami Nur Solikhin (52), warga Desa Poleng, Gesi, Sragen, Jawa Tengah. Lantaran kebakaran yang menghanguskan rumah dan semua isinya pada hari Minggu, (25/9/2022).

Rumah ludes Nur Solikhin terbakar saat ditinggal rewang (membantu) di rumah tetangganya yang mengadakan hajatan.

Kebakaran yang terjadi Minggu siang saat tengah hari itu mengakibatkan Nur Solikhin harus kehilangan seluruh harta bendanya. Tak hanya rumah, mobil, motor hingga semua perabot dan harta berharga lainnya ludes tak tersisa.

Baca Juga: Wajah Baru Obyek Wisata Air Panas Bayanan Sambirejo Sragen

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi pukul 11.45 WIB. Saat kejadian rumah dalam kondisi kosong karena semua penghuni sedang rewang di tempat tetangganya yang menggelar hajatan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tim mengamankan meteran, kabel hingga sikring di rumah korban yang diduga memicu terjadinya hubungan arus pendek.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik," papar Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas, AKP Ari Pujiantoro, Minggu (25/9/2022).

Baca Juga: Jamur Krispi Produksi Home Industri Ngrampal Sragen: Simak Cara Mudah Pembuatannya!

Menurut saksi mata, kebakaran kali pertama diketahui tetangga korban, Irsad (20) dan Fiki (20) yang sedang patroli keamanan kampung saat hajatan.

Saat melintas di dekat rumah korban, keduanya kaget mendapati kepulan asap dan kobaran api dari rumah korban.

Keduanya langsung berteriak minta tolong. Seketika, warga yang sebelumnya ada di hajatan langsung berhamburan menuju ke lokasi kejadian.

Baca Juga: Gratis Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Kurang Mampu melalui BSI Scholarship Inspirasi. Ini Syarat Pendaftarannya

Upaya warga untuk melakukan pemadaman swadaya, sia-sia saking besarnya api.
Namun malang, karena banyak barang mudah terbakar di rumah korban dan hembusan angin kencang, kobaran api makin tak terkendali.

Tiga unit mobil pemadam yang tiba hanya bisa melokalisir api agar tidak merembet ke permukiman terdekat.

Halaman:

Tags

Terkini