daerah

Hamparan Hijau Sayuran Organik di Atas Hotel Yogya Jadi Oase Perkotaan

Senin, 11 November 2024 | 07:05 WIB
Panen sayuran di atap hotel (Pemkot Yogyakarta)

TITIKTEMU.CO, Di tengah riuhnya kota dengan bangunan menjulang, siapa sangka bahwa sebuah oase hijau tengah tumbuh subur di atap Phoenix Hotel. Tidak heran, Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Sugeng Purwanto,  melihat langsung praktik urban farming di hotel ini.

Sebuah inovasi yang telah menyulap rooftop menjadi kebun produktif yang menghasilkan aneka sayuran segar. Tanaman tumbuh subur dengan teknologi hidroponik . Bahkan tidak hanya menumbuhkan tanaman yang segar dan siap konsumsi, Phoenix Hotel juga melakukan pengolahan sampah organik menjadi pupuk cair, yang digunakan sebagai nutrisi tanaman-tanaman ini. 

Sugeng mengapresiasi langkah Phoenix Hotel sebagai langkah cerdas dalam menghadapi keterbatasan lahan pertanian di Yogyakarta, sebuah kota yang semakin padat.

Baca Juga: Kampung Sayur Yogyakarta Mengusung Urban Farming Yang Diminati Orang Asing

“Phoenix Hotel telah berinovasi dengan memanfaatkan rooftop untuk urban farming. Ini adalah solusi cerdas, mengingat Yogyakarta hampir tidak memiliki lahan pertanian. Urban farming ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan pangan segar. Saya harap konsep seperti ini bisa terus berkembang hingga nantinya mampu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar Sugeng.

Sugeng menyebutkan bahwa urban farming di Yogyakarta menghadirkan tantangan tersendiri. Namun, konsep ini menjadi daya tarik unik bagi Phoenix Hotel dan bisa membantu memenuhi kebutuhan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) bagi tamu dan lingkungan sekitar. 

“Pupuk organik cair yang dihasilkan hotel cukup untuk kebutuhan mereka sendiri dan juga bisa dimanfaatkan di sekitar lingkungan hotel. Ini adalah konsep yang sebelumnya jarang terpikirkan, namun terbukti memiliki manfaat nyata,” kata Sugeng.

Baca Juga: Mbak Ita Puji Sekolah Nusaputera, Yang Memiliki Hidroponik Sistim Modern

Peran Phoenix Hotel dalam mendukung program Gandeng Gendong 5K (Kota, Kampus, Korporasi, Kampung, dan Komunitas) untuk menyelesaikan permasalahan sampah dan ketahanan pangan secara kolaboratif.

Sementara itu Marketing Communication Manager Phoenix Hotel, Paskalia Ditha Ratnasari, mengungkapkan bahwa hotel berkomitmen menjaga dan melestarikan lingkungan melalui berbagai program ramah lingkungan. 

“Kami menerapkan berbagai inisiatif untuk mengurangi limbah plastik dan sampah non-organik lainnya. Setiap hari, sampah organik yang kami hasilkan mencapai 70-100 kg, dan dengan teknologi sederhana, kami mengolahnya menjadi pupuk organik cair yang digunakan untuk tanaman hidroponik di rooftop,” jelas Ditha.

Phoenix Hotel, yang memiliki ruang terbatas, berharap langkah ini bisa menjadi contoh bagi hotel-hotel lain untuk mengadopsi konsep serupa. Tanaman yang dihasilkan cukup beragam seperti selada, pagoda, dan berbagai jenis sawi.

 

Tags

Terkini