daerah

Keren Nih Kalau Transportasi Massal Terintegrasi di 35 Kabupaten/ Kota Jawa Tengah

Jumat, 13 September 2024 | 15:00 WIB
Pelanggan jasa transportasi kereta diminta PT. KAI tetap diminta mengenakan masker saat berada di dalam stasiun dan selama perjalanan kereta api. (pic. pt kai)

TITIKTEMU.CO, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengupayakan agar transportasi massal di wilayahnya bisa terintegrasi di 35 kabupaten/ kota. Hal itu sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberikan transportasi massal yang murah, nyaman, dan terintegrasi.

 “Karena transportasi yang lancar tentu akan mengakselerasi pergerakan ekonomi di Jateng,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno. 

Ditambahkan, hingga 2024, Pemprov Jateng telah menyediakan sebanyak tujuh rute perjalanan Bus Rapid Trans (BRT) Jateng. Dari jumlah trayek yang ada, tersedia 115 unit armada.

Armada BRT tersebut terbagi untuk rute Semarang-Bawen 28 unit, Purwokerto-Purbalingga 14 unit, Semarang-Kendal 16 unit, Magelang-Purworejo 14 unit, Solo-Sragen 14 unit, Semarang-Gubug 14 unit, dan Solo-Sukoharjo-Wonogiri 15 unit.

 Baca Juga: Revolusi Transportasi dengan SIG: Dari Logistik hingga Transportasi Publik

Pemprov Jateng, terang sekda, juga terus mendorong pemerintah pusat mereaktivasi jalur kereta api di beberapa daerah. Seperti, jalur kereta api Semarang-Pati-Rembang dan jalur Kendal, Demak, Ungaran, Semarang, Purwodadi (Kedungsepur).

“Reaktivasi jalur kereta api merupakan kewenangan pusat. Kemarin sudah ada kajian, mudah-mudahan jalur kereta api kawasan Kedungsepur segera dapat diaktifkan kembali,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Sumarno menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perusahaan angkutan umum antar jemput dalam provinsi atau AJDP Award 2024. Ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada perusahaan angkutan umum, yang memiliki kualitas pelayanan terbaik.

 Baca Juga: Kota Solo Bersiap Melalui Transportasi dan Persiapan Fasilitas Untuk Piala Dunia U 17

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jateng, Henggar Budi Anggoro menjelaskan, berbagai kegiatan diselenggarakan dalam memperingati Hari Perhubungan Nasional ke-53. Salah satunya, Central Java Transport Solution Expo 2024, di Gedung Wahana Graha Kota Semarang.

 Selain itu, Dishub Jateng juga terus berupaya mengubah stigma terminal buruk, dengan mengoptimalkan layanan Edutrip Trans Jateng. Program Edutrip bisa dimanfaatkan oleh sekolah, kampus, hingga keluarga, untuk bepergian ke berbagai lokasi tujuan.

a

Tags

Terkini