daerah

Dony Ahmad Munir Bicara Soal Keberlanjutan Penanganan Pengangguran di Sumedang Saat Bertemu tim Promedia

Sabtu, 7 September 2024 | 07:35 WIB
Dony Ahmad Munir akan kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2024 (Promedia)

TITIKTEMU.CO, Sumedang – Pilkada Sumedang 2024 menjadi kesempatan bagi pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Dony Ahmad Munir dan Fajar Aldila, untuk melanjutkan misi yang telah dimulainya, serta memperkokoh fondasi ekonomi yang lebih kokoh bagi masyarakat Sumedang.

Pasalnya Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST, MM, Bupati Sumedang periode 2018-2023 akan kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2024 guna melanjutkan penanganan pengangguran di Sumedang. 

Baca Juga: Dengarkan Keluhan Pelanggan, Dirut Pertamina Cek Ketersediaan Elpiji 3Kg di Surakarta

Hal itu terungkap saat Dony Ahmad Munir atau Kang Dony atau lebih akrab disapa Doamu, menerima kunjungan dari tim Promedia Teknologi Indonesia di kediamannya, Kamis, 5 September 2024.

Dalam pertemuan tersebut, hadir perwakilan dari Promedia, yaitu Dadang, Dannu, dan Rauf, yang turut menjadi bagian dari mitra kolaborasi Promedia Indonesia. 

Kang Dony berbagi pandangannya terkait pencapaian selama lima tahun kepemimpinannya serta visi untuk periode mendatang.

Baca Juga: Pemimpin Umat Katolik Lanjut ke Papua Nugini, Ribuan Orang Tunggu Paus Fransiskus di Pinggir Jalanan Jakarta

Fokus Melanjutkan Penanganan Pengangguran di Sumedang

Dalam kesempatan tersebut, Kang Dony menyoroti bahwa salah satu prioritas utama di Sumedang adalah penanganan pengangguran. 

Selama periode pertama kepemimpinannya, tantangan global seperti pandemi COVID-19 sempat menghambat beberapa rencana besar, namun secara keseluruhan, langkah-langkah yang diambil berhasil mengurangi angka pengangguran secara signifikan.

Baca Juga: Masih Ada Peluang! Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang hingga 10 September, Ini Dia Alasannya Dan Formasi Yang Banyak Dilamar

"Dalam lima tahun terakhir, kita mengalami musibah yang luar biasa—pandemi COVID-19—yang memengaruhi hampir setiap aspek kehidupan, termasuk perekonomian. Meski demikian, di tengah tantangan ini, kita berhasil menurunkan angka pengangguran dari 9% pada tahun 2018 menjadi 6% pada 2023. Ini pencapaian yang luar biasa mengingat kabupaten-kabupaten lain di sekitar Sumedang justru mengalami peningkatan jumlah pengangguran,” ujar Kang Dony.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumedang, pencapaian ini sangat positif, terutama mengingat dampak COVID-19 terhadap ekonomi global dan nasional yang mengakibatkan lonjakan pengangguran di banyak wilayah. 

Di saat sebagian besar wilayah Jawa Barat mengalami kenaikan angka pengangguran, Sumedang justru menunjukkan tren penurunan yang konsisten.

Halaman:

Tags

Terkini