Namun, lanjut Handoko, halangan dan rintangan yang menghadang juga tak kalah banyak.
Baca Juga: Pasca Kebakaran, RS Pusat Pertamina Kembali Beroperasi Normal
Untuk itu dukungan solid dari semua stake-holder, pembinaan talenta muda, kebijakan pemerintah yang kondusif, serta aspek pembiayaan, menjadi tantangan yang harus segera menemukan jawaban yang komprehensif.
Menurut Handoko, manajemen yang modern, akuntabel, kompetitif dan adaptif terhadap segala perkembangan zaman, dibarengi kerja keras serta sinergi antara seluruh stake-holder sepakbola Banyuwangi, menjadi instrumen penting untuk mengkonsolidasikan semua potensi yang dimiliki.
"Sebagai putra daerah Banyuwangi, kami merasa terpanggil untuk bisa memberikan kontribusi yang nyata dan menjadi bagian penting dari perjuangan mewujudkan Persewangi sebagai klub sepakbola modern, profesional dan sanggup berprestasi sampai pada kasta tertinggi kompetisi sepakbola nasional," kata Handoko.
Baca Juga: Xiaomi Catat Pendapatan 6,5 Miliar Dolar AS pada Q2 2024, Tumbuh 27 Persen dari Tahun Sebelumnya
Diketahui pada Rabu, 28 Agustus 2024 pihaknya menerima amanah besar untuk menahkodai manajemen baru PT. Persewangi Banyuwangi Laskar Blambangan.
Handoko juga memohon doa restu dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, stake-holder sepakbola, dan pecinta Persewangi.
"Atas nama manajemen baru, kami menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada H. Nanang Nur Akhmadi dan seluruh pengurus Persewangi terdahulu atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami dalam mengelola Persewangi kedepan," pungkas Handoko.***