daerah

Balik Rantau Gratis Pemprov Diberangkatkan Dari Banyumas, Boyolali dan Semarang

Minggu, 21 April 2024 | 07:00 WIB
Peserta Balik Rantau Gratis menaiki bus yang disediakan (Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.CO, Sebanyak 3.145 orang ikut dalam program Balik Rantau Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menggunakan armada bus. Para penumpang diberangkatkan berbarengan dari tiga lokasi berbeda, yakni Boyolali, Banyumas, dan Semarang, Sabtu (20/4).

Rincian balik rantau ini sebanyak 1.600 penumpang  dari Asrama Haji Donohudan, Boyolali, menggunakan 32 bus. Sementara, di Terminal Tipe A Mangkang, Semarang, 845 orang penumpang difasilitasi 16 bus dan, dan di Terminal Tipe A Bulupitu, Purwokerto, 700 penumpang dengan 14 bus.

“Peserta Balik Rantau Gratis Tahun 2024 merupakan warga Jawa Tengah yang akan kembali merantau ke Jabodetabek, dan bekerja di sektor informal sebagai asisten rumah tangga, buruh bangunan, buruh pabrik, pedagang asongan, dan lainnya,” jelas Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Jateng Tegoch Hadi Noegroho.

Balik Rantau Gratis 2024 diselenggarakan untuk meringankan beban biaya transportasi untuk pekerja informal asal Jawa Tengah, yang akan kembali ke perantauan di Jabodetabek. Selain itu, mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, serta meminalisasi kemacetan dan kecelakaan. 

Baca Juga: Doa Arus Balik Lebaran, Yang Bisa Dibaca Sepanjang Perjalanan

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno berharap kontribusi dari pemerintah kabupaten dan kota di Jateng bisa meningkat, sehingga penyelenggaraan kegiatan yang sama pada tahun depan bisa lebih maksimal, karena lebih banyak masyarakat yang bisa ikut mudik dan balik rantau gratis.

Peserta balik rantau gratis kalangan lansia di Donohudan, Kasdi, mengungkapkan, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat seperti dirinya. Sebab, ia bisa menghemat Rp580 ribu per orang.

“Bisa menghemat banyak. Saya bareng lima orang anggota keluarga. Bisa hemat banyak. Uangnya bisa untuk biaya sekolah anak,” tutur pria berusia 66, tahun yang kesehariannya di Jakarta menjadi penjual sayur.

Peserta balik rantau gratis lainnya di Donohudan, Naura Arumi mengatakan, dia yang penghasilannya pas-pasan sangat terbantu dengan adanya mudik gratis. Karena sebagai pedagang, dia bisa menghemat banyak pengeluaran..

“Alhamdulillah dibantu Pemprov Jateng. Kegiatan ini benar-benar sangat membantu. Harapannya, setiap tahun selalu diadakan,” ucap warga Wonogiri ini.

 

 

 

Tags

Terkini