Ikshan menyeringai jail ia berfikir untuk mengerjai pacarnya. “Aku dari semalam ada di sini, kamu lupa?”goda Ikshan.
Baca Juga: Berburu Lenjongan Di Pasar Solo Yang Membuat Rindu
Baca Juga: Makan Siang Di Solo, Ini Deretan Menu Yang Pantas Dicoba
Ava melotot kembali ia membuka selimutnya menatap Ikshan. “Ngaco!”bantah Ava.
Ikshan mendekat ia duduk di pinggiran kasur sambil menatap Ava lalu mengacak gemas rambut perempuan itu.
“Bercanda sayang.”ungkap Ikshan.
Ava yang tadinya menahan nafas saat Ikshan di dekatnya kini ia menghela nafas lega.
Sial pagi hari ini ia dikerjai Ikshan, Ava menatap sebal kearah Ikshan.
“Aku nggak bakal ngerusak kamu, karena aku ngehargain kamu sebagai perempuan dan kekasihku. Jangan takut.”ucap Ikshan sambil mengelus lembut pipi Ava penuh sayang.
Baca Juga: Mengobati Kerinduan Angkatan 80-90an Di Festival Musik Lintas Melawai
Mendadak Ava jadi mati kutu rasa sebalnya hilang diganti perasaan bahagia, Ikshan memang benar-benar penggombal yang ulung di hatinya.
“Siap-siap kita sarapan pagi bareng, aku tunggu dibawah.”
“Kamu cantik banget Va dalam keadaan baru bangun. Pengen culik rasanya.”gombal Ikshan.
Ava hanya mampu tersenyum malu.
Baca Juga: 5 Idol KPop Segala Bisa. Jago Nyanyi Hingga Akting dan Sukses Menjadi Pemeran Drama Korea