Ava hanya mampu menunduk malu saat ditatap intens dengan Ikshan. Ikshan membungkuk melihat kearah kaki Ava yang sudah terpasang sepatu sekolah tapi tali tidak diikat dengan cekatan Ikshan mengikat tali sepatu gadisnya.
“Ceroboh.”ujar Ikshan.
“Kak.”panggil Ava.
“Hm..”Ikshan menjawab dengan gumanan.
“Aku malu lho sekarang.”jujur Ava dengan polos.
Ikshan tersenyum ringan.
“Selesai.”ucap Ikshan setelah selesai mengikat tali sepatu Ava.
“Ayo.”ajak Ikshan.
Ava menatapnya bingung tak mengerti. “Sekolah Ava.”jelas Ikshan.
“Oh iya sekolah ayoo emang mau kemana lagi.”ucap Ava.
“Pamit dulu sama mama.”suruh Ikshan.
“MAMA CEPET TURUN NGGAK USAH NGINTIPIN MULU DARI ATAS.”panggil Ava berteriak.
Anna yang ketahuan pun hanya terkekeh saja, lalu ia turun kebawah.
“Tante saya pamit sekolah dulu sama Ava.”pamit Ikshan sopan sambil menyalim tangan Anna.
“Okee gantengg, titip Ava ya kalo nakal buang aja,”gurau Anna. Ava memutar bola matanya malas mendengar guyonan ibunya.
Artikel Terkait
Cerita Horor Janur Ireng, Bagian Kedua dari Trilogi Sewu Dino dari SimpleMan, Catat Linknya
Ini Link PDF Cerita Horor Ranjat Kembang, Akhir dari Trilogi Sewu Dino SimpleMan
Link Cerita Horor Lemah Layat Agar Mudah Memahami Trilogi Sewu Dino SimpleMan
Cerita Bersambung:'Tresnane Sang Primadona' Eps.21 (TAMAT)
Cerbung: 'Dua Pelaminan' [8-tamat] Penulis: Yetty Diaz MR
Cerita Bersambung: KADO BIRU UNTUK SUAMI Part 16 [TAMAT]
Cerita Bersambung: Surgamu Menyiksaku By. Sinar Cinta Part 13 (TAMAT)