Ikshan berjalan di pinggir lapangan, banyak sepasang mata menatapnya kagum dan suka secara terang-terangan, tapi tetap saja ikshan menganggap angin lalu, Ikshan tidak peduli dan terus berjalan dengan wajar datarnya.
Tatapan ikshan tidak sengaja bertemu kembali dengan sepasang mata yang menatapnya berbeda dari yang lain, ia menatap gadis yang juga menatapnya. Ava kembali di pertemukan dengan mata Ikshan. Gadis itu hanya bisa terdiam di tempat, ia terpaku terbelit ada rasa kagum serta tanya untuk ikshan kakak kelasnya itu. Cukup lama mereka bertatapan Ava memalingkan pandangannya karena ia menyadari memandang ikshan membuatnya malu dan membuat jantungnya berdegup tak karuan.
“Galak,”spontan Ava berucap.
“Dingin kayak es batu.”lanjut Ava lagi.
Bella yang berada di sebelah ava mengerutkan keningnya bingung.
“Lo ngomong sama siapa va?”tanya Bella.
“Siapa yang ngomong? Ayo ah!”ajak Ava, sebelum mereka benar-benar Ava sempat melihat lagi ke tempat ikshan berdiri tadi, tapi sudah tidak ada.
Secepat itu menghilang? Ava menjadi merinding.
***
Tatapan mata gadis itu membuat Ikshan memikirkan gadis yang berbeda dari yang lain dan ikshan tidak pernah merasakan seperti ini, aneh. Ia merasa aneh dengan dirinya sendiri. Jika orang-orang selalu menatap Ikshan kagum,suka serta mupeng itu selalu membuatnya jengah dan malas melihatnya. Tapi baru kali ini dalam hidupnya, ia tidak merasa jengah saat gadis itu memandanginya seperti ada daya tarik sendiri membuat Ikshan juga mau tak mau harus menatap gadis itu. Cantik dan polos terlihat begitu menggemaskan.
Eh tunggu, mengapa Ikshan menjadi kelewatan memuji gadis itu? Ia hanya gadis biasa saja, tidak ada bedanya. Iya benar, gadis itu biasa saja.
Ikshan menghela nafasnya kasar, lalu berdiri dari sofa kecil di ruangan OSIS. Tadi, sehabis dari lapangan ikshan langusng menuju ruangan OSIS yang keadaannya saat ini sepi. Anggota OSIS lainnya sibuk mengawasi kegiatan MOS yang berlangsung hari ini.
Ikshan?sebut saja dia pengngaguran yang tidak bertanggung jawab sebagai wakil ketua OSIS.
Ikshan melepas almameternya, lalu terdengar suara pintu terbuka.
Artikel Terkait
Cerbung: 'Dua Pelaminan' [8-tamat] Penulis: Yetty Diaz MR
Mau jadi Idol KPop? Banyak Syarat Berat yang Harus Kamu Miliki, Beberapa di antaranya Adalah Ini
5 Idol KPop Segala Bisa. Jago Nyanyi Hingga Akting dan Sukses Menjadi Pemeran Drama Korea
TERNYATA PUNYA MAKNA MENDALAM‼️ Inilah Deretan Idol KPop Yang Memiliki Banyak Tato
Fakta-Fakta Penting Zayyan Idol Kpop Korea Asal Indonesia, Yang Siap Debut Bersama OJC Newbies
Cerita Bersambung: Surgamu Menyiksaku By. Sinar Cinta Part 13 (TAMAT)
Cerita bahasa Jawa: TRESNA TAN MUSNA (Christiningsih Ny) Episode 6 - Cuthêl. TAMAT
Cerbung: BUNGA MERAH JAMBU -- 52 By Masdaraimunda (TAMAT)