| TITIKTEMU.CO - Selain pulang ke kampung halaman, masa liburan Natal dan Tahun baru kerap digunakan umat kristiani untuk berkunjung ke destinasi wisata religi. Baik itu dari kalangan umat Katolik maupun Protestan. Bagi kalangan umat Katolik, biasanya melakukan ziarah dan berdoa di Gua Maria. Sedangkan bagi umat Protestan, biasanya menuju rumah rumah doa atau membuat acara outbond yang mengusung tema religi. Berikut ini 7 tempat wisata religi kaum Kristiani serta Gua Maria yang paling direkomendasikan untuk dikunjungi. Bukan hanya karena nampak estetik desain eksterior-interiornya, tetapi juga faktor kondisi alam, lingkungan dan fasilitasnya yang mendukung umat untuk berdoa secara khusuk. 1. Sendang Sono Gua Maria Sendangsono ini terletak di Desa Banjaroya, Kalibawang, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Didirikan oleh Pastur Van Lith asal Belanda, Sendang Sono awalnya bernama Sendang Semagung. Berubah menjadi Sendang Sono sejak Van Lith membaptis 173 warga Kalibawang dengan menggunakan air sendang tepatnya pada 20 Mei 1904. Sendang Sono sendiri diambil dari kata pohon Sono letaknya di atas mata air tersebut. Sendang Sono juga menjadi salah satu gua Maria favorit bagi umat Katolik di Jogja dan Jawa Tengah karena memiliki nilai sejarah selain desain arsitektur kompleksnya yang artistik. Perancang arsitekturnya adalah Romo Legendaris yang juga dikenal sebagai sastrawan kondang, YB Mangunwijaya atau yang akrab dipanggil Romo Mangun. 2. Gua Maria Tritis Umat Katolik yang hendak berwisata ke pantai kawasan Gunungkidul tidak ada salahnya jika sekaligus berwisata religi di Gua Maria Tritis karena rutenya searah. Letak Gua Maria Tritis tepatnya di Jalan Saptosari, Bulu, Paliyan, Gunung Dowo, Giring, Paliyan, Gunungkidul.
Gua Maria Tritis di Jalan Saptosari, Bulu, Paliyan, Gunung Dowo, Giring, Paliyan, Gunungkidul. (Instagram)
Gua Maria Tritis juga menjadi salah satu jujugan favorit umat Katolik untuk berwisata religi. Selain situasi lingkungannya yang menenangkan, tempat ini juga nampak alami dengan staklatitnya. 3. Gua Kerep Terletak di Jalan Tentara Pelajar Desa Kerep, Ambarawa, Kabupaten Semarang. Gua Maria ini menjadi pendahulu bagi gua maria Sendang Sono dan Sri Ningsih Klaten.
Gua Maria Kerep di Ambarawa favorit umat Katolik untuk ziarah karena memiliki udara sejuk khas pegunungan (Instagram )
Gua Maria ini menjadi favorit umat Katolik untuk ziarah karena memiliki udara sejuk khas pegunungan. Selain hamparan luas taman doa serta miniatur beberapa kisah dalam kitab suci Alkitab. Terletak di kaki Gunung Ungaran, Gua Maria Kerep didirikan pada 1954 dan dikenal masyarakat karena keberadaan patung Maria Asumpta setinggi 23 meter yang disebut sebut menyerupai Gua Maria Lourdes di Perancis. 4. Gua Maria Kaliori Gua Maria yang terletak di sebuah bukit di Desa Kaliori, Kalibagor, Banyumas ini juga menjadi tempat ziarah favorit umat Katolik lantaran patung Bunda Maria di lokasi tersebut didoakan oleh pemimpin Tahta Suci Vatikan, Paus Yohanes Paulus II pada 10 Oktober 1989.
Patung Bunda Maria di Kaliori, Banyumas didoakan oleh pemimpin Tahta Suci Vatikan, Paus Yohanes Paulus II (Instagram)
Seperti halnya Gua Maria pada umumnya, tempat ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas. Sebut saja taman Rosario hidup, pendopo, kapel, toko suvenir, ruang pengakuan dosa, makam uskup dan para imam, MCK serta area jalan salib. 5. Gua Maria Lawangsih Kulonprogo Selain Sendang Sono, di Kabupaten Kulonprogo juga ada Gua Maria Lawangsih. Jika Sendang Sono dibentuk melalui rancangan arsitektur, Gua Lawangsih ini terbentuk dengan sendirinya melalui proses yang alami.
Gua Maria Lawangsih. di kawasan Bukit Menoreh, Kulon Progo, ini terbentuk melalui proses yang alami. (Instagram)
Masih juga di kawasan bukit Menoreh, Gua Maria ini tepatnya berada di Desa Patihombo, Purwosari, Girimulyo, Kulonprogo. Dapat Anda tempuh 30 menit perjalanan dari arah Jogja. Lawangsih sendiri diambil dari kata Lawang yang berarti pintu dan Sih, yang berarti kasih, rahmat atau berkat. 6. Bukit Hermon Selain umat Katolik, umat Kristen Protestan juga memiliki beberapa tujuan wisata religi lokal. Destinasi wisata religi tersebut bukan Gua Maria, melainkan tempat retreat, menara doa atau bukit doa yang umumnya terletak di kawasan pegunungan.
Bukit Hermon di Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.Rumah Retreat Sasono Panembah Bukit Hermon di Karangpandan, Kab Karanganyar (Instagram)
Salah satu destinasi wisata religi umat Kristen Protestan adalah Bukit Hermon. Bukit Hermon kali ini bukanlah yang asli di Lebanon, melainkan di Karangpandan, Kabupaten Karanganyar. Nama lengkapnya adalah Rumah Retreat Sasono Panembah Bukit Hermon. Sebagaimana rumah retreat pada umumnya, Bukit Hermon dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti kamar, gua doa, aula ibadah dan paket menu makanan dan minuman. 7. Agrowisata Salib Putih Agrowisata Salib Putih boleh dikatakan tempat wisata religi umat Kristen Protestan dengan fasilitas paling lengkap.
Agrowisata Salib Putih di Argomulyo, Salatiga, tempat wisata religi umat Kristen Protestan dengan fasilitas paling lengkap. (Instagram)
Tak hanya tempat ibadah dan sarana retreat, Salib Putih yang terletak di Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga ini dilengkapi dengan fasilitas penginapan, hotel, sarana outbond, camping ground, kolam renang, dengan desain eksterior garden yang modern. Berada di kaki Gunung Merbabu, Agrowisata Salib Putih dapat menjadi salah satu jujugan favorit untuk wisata edukasi tentang pertanian, perkebunan dan peternakan. Ada perkebunan teh, kopi, cengkeh dan peternakan sapi perah. Meskipun demikian, lokasi ini juga terbuka untuk masyarakat umum di luar keperluan ibadah. *** |