pariwisata

Hotel Pelangi, Hotel Tertua dan Saksi Bisu Sejarah Kota Malang

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Hotel Pelangi, Tetap Eksis Sejak Jaman Kolonial Hingga Kini (tourismnews.id)

Uniknya lagi, yang boleh masuk ke hotel ini, hanyalah kaum elit atau kaum bangsawan, seperti para meneer, bangsawan-bangsawan Tionghoa. Sedangkan kaum inlander atau orang pribumi, tidak diijinkan masuk karena pada saat itu, kebanyakan hanya menjadi jongos.

Nama hotel Pelangi sendiri, mulai muncul pada tahun 1953, ketika hotel tersebut dibeli oleh seorang kontraktor asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, bernama H. Sjachran Hoesin.

Baca Juga: Hari Santri, Presiden Jokowi Dorong Munculnya Entrepreneur dari Pondok Pesantren

Tahun demi tahun berganti. Generasi demi generasi bertumbuh.

Kini, di tahun 2021, hotel Pelangi masih ada, masih kokoh berdiri dan masih melayani kunjungan tamu yang ingin menginap.

Hotel Pelangi, memiliki 75 kamar, terdiri dari 4 tipe kamar yang berbeda. Yaitu kamar standard room, superior room, executive deluxe room dan suite room. Fasilitas lain yang disediakan hotel juga terbilang lengkap, seperti ballroom, ruang meeting, coffee shop, tempat penitipan bayi dan money changer.

Baca Juga: Tempat Nongkrong Asyik di Solo, Padahal Dulunya Lokalisasi

Untuk ballroom dan ruang meeting, bisa menampung 250 orang. Ruangan ini juga bisa digunakan untuk berbagai acara, seperti pesta pernikahan atau acara yang membutuhkan orang banyak.

Selain itu, hotel Pelangi juga memiliki aula dengan 4 macam tipe ruangan, yakni Concordia Hall (berkapasitas 30-250 orang), Palace Meeting Room (25-40 orang), Sjachran Hoesin Ballroom (50-100 orang) dan VIP Meeting Room (5-10 orang).

Lodji Coffee Shop, dibuka 24 jam non stop, menyajikan menu masakan khas Indonesia, Chinese dan Eropa. Suasananya, sangat kental dengan  nuansa kolonial Belanda, dengan lukisan dan keramik peninggalan lama, masa penjajahan Belanda.

Baca Juga: Diteror Pinjol Ilegal? Jangan Ragu Untuk Lapor ke Polisi

O ya, hotel Pelangi berada pada lokasi yang sangat strategis di pusat kota Malang. Berada di sebelah selatan alun-alun, tepatnya di Jalan Merdeka Selatan. Sangat tepat bagi Anda yang ingin menikmati pusat kota Malang, sembari mengagumi arsitektur tua hotel.

Meski usia bangunan telah melewati satu abad, namun hotel Pelangi masih tampak indah dan kokoh berdiri.

Jadi, kapan kita ke Ngalam….eehh, Malang? Yukkkk…cusss…***

 

Halaman:

Tags

Terkini