pariwisata

Papua Mempunyai Situs Megalitik Tutari di Atas Perbukitan Danau Sentani

Senin, 4 Oktober 2021 | 21:14 WIB
Danau Sentani, salah satu destinasi wisata andalan Bumi Papua (foto: website Kemenparekraf)

TITIKTEMU.CO - Papua memiliki situs cagar budaya peninggalan masa lampau. Situs itu dinamakan Megalitik Tutari di perbukitan yang mengelilingi Danau Sentani.

Letak Situs Tutari berada di atas bukit berketinggian antara 150-200 meter di atas permukaan laut. Tepatnya di Kampung Doyo Lama pemukiman yang berjajar rapi di pinggir danau Sentani.

Di tempat ini kita dapat melihat sejarah bernilai tinggi dari masa prasejarah Papua. Situs Megalitik Tutari memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri.

Baca Juga: Istri Shah Rukh Khan, Gauri Khan, Hadir ke Pengadilan saat Sidang Kasus Narkoba Aryan Khan

 

Dilihat dari penemuan peninggalan arkeologi didalamnya yang cukup lengkap. Seperti temuan lukisan di bongkahan-bongkahan batu besar yang tersebar hampir di semua permukaan situs.

Menurut tokoh masyarakat Doyo lama, suku Tutari pernah ada sekitar 6000 tahun yang lalu di sebuah perkampungan yang bernama Tutari Yoku Tamaiyoku.

Tetapi karena adanya peperangan antar suku memperebutkan wilayah. Suku Tutari di bumi hanguskan oleh Suku Ebe seluruh isi dan masyarakatnya samapi nyaris tak bersisa. Kecuali tempat pemujaan berbentuk bongkahan batu dan menhir.

Baca Juga: Bandara Ngurah Rai, Bali Boleh Buka Penerbangan Internasional, Meski Pemerintah Perpanjang PPKM 5-18 Oktober

Situs Tutari terbagi menjadi enam sektor. Salah satu sektornya merupakan batu berlukis (rock art). Terdapat 147 lukisan di atas 115 bongkahan batu menggunakan teknik gores.

Setidaknya ada 13 jenis dan motif lukisan, di antaranya unsur matahari, manusia, flora, dan satwa. Lukisan terbanyak yaitu motif ikan (95 buah), biawak (18), dan kura-kura (13).

Ada juga empat bongkahan batu berjajar dipahat sehingga membentuk kepala, leher, dan badan, yang dijuuki sebagai batu Odoafi.

Baca Juga: Di Karanganyar, Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jateng Ziarah Ke Makam Soeharto

Batu-batu tersebut dianggap mewakili suku yang pernah ada di Doyo Lama. Letak batu-batu ini seolah-olah sedang menatap kearah Kampung Doyo Lama.

Halaman:

Tags

Terkini