pariwisata

Kalau Kampung Menari Jadi Unggulan Pemkot dalam Penilaian Anugerah Kebudayaan Indonesia

Kamis, 7 November 2024 | 07:00 WIB
Ratusan istruktur tari siap terjun di Kampung Menari (Pekot Yogya)

TITIKTEMU.CO, Pemerintah Kota Yogyakarta mengikuti penilaian Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) ketagori pemerintah daerah.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sugeng Purwanto menyampaikan, kebudayaan menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan Kota Yogya. Di mana secara dinamis masyarakat dan pemerintah terus bahu membahu, melakukan penguatan ekosistem budaya melalui pelestarian dan pengembangan yang berkelanjutan.

Menurutnya pengembangan dan pelestarian kebudayaan yang dilakukan dengan optimal dan berkelanjutan, akan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, ekonomi dan kesejahteraan. Sehingga diperlukan keterlibatan banyak unsur secara penta helix pada pelaksanaannya, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat atau komunitas dan media. 

Baca Juga: Mahasiswa Tari ISI Yogyakarta Raih Silver Price di World Mask Play Competition

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Yogya, Agus Tri Haryono menjelaskan tiga pokok pikiran pembangunan kebudayaan di Kota Yogya yaitu, pelestarian budaya berbasis masyarakat, pengembangan sarana dan prasarana budaya dan diseminasi informasi budaya. Dengan alokasi anggaran 15,99 persen dari total APBD wajiib non pelayanan dasar.

Sejalan dengan itu Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti mengatakan, berbagai kegiatan seni budaya yang menunjukkan karakteristik sekaligus menegaskan identitas Kota Yogya secara rutin diselenggarkan. Seperti Kampung Menari, Jogja Cross Culture, Kotabaru Heritage Film Festival, Festival Sastra Yogyakarta, Festival Jogja Kota dan lainnya.

Baca Juga: Ini Dia Upaya Kendal Mempertahankan Seni Tari Opak Abang Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

“Tujuan dari setiap pelaksanaan kegiatan seni budaya adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan kebudayaan yang dimiliki. Di mana pelestarian budaya menjadi satu hal penting untuk meningkatkan peran serta masyarakat sebagai pemilik, pelestari, dan pengembang kebudayaan. Seperti halnya dengan adanya 31 Rintisan Kelurahan Budaya (RKB) dan 7 Kelurahan Budaya, serta adanya pelatihan seni budaya di 169 kampung dengan melibatkan 60 sanggar seni dan tari yang telah memiliki nomor induk kebudayaan di Kota Yogya,” katanya.

Sementara itu salah satu Tim Penilai Anugerah Kebudayaan Indonesia, Siti Zuhro menyampaikan apresiasi atas inovasi dan program pelestarian budaya yang ada di Kota Yogya. Khususnya melalui RKB dan Kampung Menari.

 

Tags

Terkini