TITIKTEMU.CO, - Kegiatan rutin Kampoeng Ramadhan Jogokariyan (KJR) 1445 H, Yogyakarta telah dibuka sejak Senin (11/3/2024).
KRJ di Masjid Jogokariyan sudah menjadi tujuan ngabuburit selama bulan ramadhan yang sudah berjalan sejak 20 tahun yang lalu.
Kegiatannya tidak hanya terbatas aktivitas peribadahan saja, namun juga menggerakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan ekonomi di kawasan Jogokariyan.
Baca Juga: Event Pariwisata Solo Yang Dapat Dinikmati Selama Ramadan , Catat ya !
Hal itulah yang membuat pengunjung bersemangat untuk datang ke Jogokariyan saat ngabuburit karena banyaknya ragam kuliner berbuka yang disediakan di sana dengan harga terjangkau.
Pemerintah Kota Yogyakarta mengapresiasi kegiatan rutin KRJ dan Pasar Sore Ramadhan di Masjid Jogokariyan yang sudah berjalan 20 tahun ini.
Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berbelanja di Pasar Ramadhan KRJ agar ekonomi masyarakat sekitar meningkat.
Baca Juga: INFO MUDIK TERBARU! Program Mudik Gratis Dishub Jabar 2024: Daftar, Syarat, dan Rute
Masjid Jogokariyan tidak hanya menjadi tempat di mana bertemu dan aktivitas peribadahan. Tapi juga mengerakkan UMKM dan ekonomi, serta sosial di kawasan Jogokariyan," kata Pj Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo, saat pembukaan KRJ 1445 H di Masjid Jogokariyan, Senin (11/4/2024).
“Sudah 20 tahun ini secara konsisten Masjid Jogkariyan menyelenggarakan KRJ, selalu memberikan virus-virus positif dan sudah banyak ditiru beberapa daerah,” lanjut Singgih.
Menurut Singgih keberadaan Masjid Jogokariyan terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan, sosial dan pemberdayaan UMKM dan menggerakan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Sinopsis dan Jadwal tayang Drakor Wonderful World Full Episode 1-14 Sub Indo
Selama Ramadhan setiap hari Masjid Jogokariyan menyediakan buka puasa 3.500 piring yang bisa dinikmati pengunjung secara gratis yang dimasak oleh kelompok ibu-ibu Dasawisma di lingkungan Jogokariyan.
Ketua takmir Masjid Jogokariyan Muhammad Rizqi Rahim menyebut Pasar Sore Ramadhan KRJ tahun ini diikuti 324 pedagang UMKM dan sebagian besar dari warga Jogokariyan.