Ini Baru Pakai Otot ! Tradisi Silaturahmi Lebaran Nelayan Di Batang Dengan Lomba Dayung Tradisional

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Jumat, 12 April 2024 | 12:00 WIB
Lomba dayung tradisional setelah Lebaran di Batang  (Visit Jateng)
Lomba dayung tradisional setelah Lebaran di Batang (Visit Jateng)

TITIKTEMU.CO, Momen Idul Fitri sudah pasti menjadi  momen sakral untuk menyambung tali silaturahmi sanak saudara dan orang lain. Ini termasuk bagi  para nelayan Batang Jawa Tengah , yang tinggal di Klidang Lor. Cara bersilaturahmi mereka memang berbeda.

Momen silaturahmi antar para nelayan ini diwujudkan dalam lomba dayung tradisional. Bahkan tradisi ini sudah dijalankan sejak 46 tahun lalu dan terjeda saat covid mewabah.

"Ini sudah menjadi tradisi puluhan tahun yang lalu. Dimana selama satu tahun ini mereka akhirnya bisa saling berkumpul, setelah sehari-harinya melaut bersama kelompoknya masing-masing. Kemudian di momen ini mereka bisa saling bersilaturahmi dengan cara khas mereka sebagai seorang nelayan. Yakni dengan lomba dayung," terang salah satu pemuda , Muchdorun. 

Lomba yang sudah menjadi tradisi masyarakat setempat, kini sudah menjadi event rutin tahunan di aliran Sungai Klidang lor. Tiap tahunnya dilaksanakan mulai dari H+1 lebaran hingga H+6 lebaran. 

Baca Juga: Libur Lebaran ! Ini Agenda Event Yang Seru Di Kota Solo Selama April , Catat ya

Meski awalnya hanya diikuti oleh nelayan Batang, namun hingga kini kepesertaannya semakin meluas. Tak jarang juga diikuti oleh masyarakat kabupaten kota sekitar, seperti Pekalongan dan Kendal. Terkadang juga ada dari luar karesidenan. 

Dari tahun ke tahun pun penampilan para peserta pun semakin unik. Tak hanya dibekali dengan skill dayung dan tubuh kekar saja, para peserta juga biasanya unjuk kekompakan lewat seragam dan juga yel-yel penyemangat. 

Lomba ini biasanya diikuti oleh ratusan kelompok dayung. Dengan sistem lomba gugur, nantinya tiap kelompok akan memperebutkan juara tiga besar. Para peserta akan dinyatakan maju ke babak selanjutnya jika berhasil mengungguli tim lawan mengarungi saat Sungai Klidang Lor dengan rute 200 meter. 

Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Yogyakarta Paling Populer, Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga Saat Libur Lebaran

Tak hanya jadi event hiburan dan pariwisata, Lomba Dayung Tradisional ini pun kerap melahirkan atlet-atlet dayung profesional di Batang. Bahkan tak jarang atlet tersebut kerap berprestasi di tingkat provinsi ataupun nasional. 

"Selain Lomba Dayung Tradisional, di Batang sendiri juga ada lomba dayung lainnya. Lomba dayungnya berbeda-beda, karena yang satu namanya Lomba Dayung Perahu Naga, yang eventnya digelar tiap tahun baru oleh tetangga desa, Desa Klidang Wetan," jelasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Visit Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X