TITIKTEMU.CO. Menikmati sebuah air terjun yang tersembunyi di balik rimbun hutan di bawah kaki gunung Ungaran, memang tidak mudah. Track yang harus dilalui untuk bisa mencapai air terjun ini sama sekali tak mudah. Air terjun ini hanya dapat dicapai dengan mengandalkan kaki sendiri untuk menelusuri jalan setapak yang panjang dan cukup melelahkan. Tapi jika sudah sampai hasilnya tidak akan mengecewakan.
Awalnya akses menuju lokasi air terjun ini cukup mudah. Dari Semarang menuju ke arah Sekaran, Gunung Pati. Kurang lebih 2 kilometer dari kantor kecamatan belok kiri mengikuti papan petunjuk jalan yang banyak tersebar.
Setelah menitipkan mobil di pelataran parkir, perjalanan yang sebenarnya baru dimulai. Dari pos pintu masuk berjalan melalui kebun cengkeh lagi hingga menemukan jalanan menurun. Setelah menuruni anak tangga sebuah dunia yang baru terlihat. Tak ada lagi hingar bingar kota besar, hanya ada pepohonan yang lebat dan jalan setapak yang bersebelahan dengan jurang. Begitu rimbunnya pepohonan di sini bahkan sinar matahari pun tak sanggup menembus lebat hutan.
Baca Juga: Keindahan Alam Agrowisata, Air Terjun dan Goa di Blora Jawa Tengah
Tak ada suara apapun selain kicauan burung dan suara khas beberapa serangga. Ada sebuah jembatan kayu yang ditemui , dibawahnya mengalir air yang digunakan sebagai irigasi sawah-sawah di sekitarnya. Jembatan ini menarik cukup banyak pengunjung untuk sejenak berhenti dan menikmati merdunya gemericik aliran sungai yang mengalir deras dibawahnya.
Masih terus berjalan makin jauh menembus hutan, ada jalan setapak yang sangat sempit bahkan ketika kami berpapasan dengan orang lain harus berjalan bergantian. Di sisi kiri ada jurang yang menganga tanpa ada pagar pelindung.
Selanjutnya ada percabangan yang akan membawa menuju dua air terjun yang berbeda. Curug Lawe dan Curug Benowo. Untuk menuju Curug Lawe, jalanan masih menanjak dan sesekali akan menemukan aliran sungai dengan air terjun kecil yang seolah mengundang untuk berhenti sejenak.
Baca Juga: Goa Kebon Krembangan, Pesona Tersembunyi di Balik Air Terjun. Bisa Buat Camping Juga Lho!
Setelah berjalan kembali, perjuangan berat langsung terbayang lunas ketika Curug Lawe muncul dihadapan. Dari puncak bukit air mengalir di sela-sela bebatuan. Derasnya memenuhi sungai dan membasahi beberapa pengunjung yang tertawa kegirangan bermain di bawahnya.
Perjalanan belum berakhir. Masih ada satu air terjun menanti untuk dikunjungi. Kurang lebih 1 jam lagi perjalanan untuk sampai ke air terjun berikutnya, Curug Benowo. Tak perlu kembali ke percabangan tadi, karena ada jalur khusus bagi pengunjung Curug Lawe untuk melanjutkan perjalanan ke Curug Benowo, begitu pun sebaliknya.Curug Benowo ternyata tak kalah mempesona dari Curug Lawe. Tak heran bila kini semakin banyak saja pengunjung yang rela berlelah-lelah melalui track panjang ini demi menikmati keindahan dua Curug ini.
Artikel Terkait
Goa Kebon Krembangan, Pesona Tersembunyi di Balik Air Terjun. Bisa Buat Camping Juga Lho!
Air Terjun Sri Gethuk, Menikmati Grand Canyon Idonesia di Gunungkidul
Keindahan Alam Agrowisata, Air Terjun dan Goa di Blora Jawa Tengah
Air Terjun di Pati Paling Instagramable, Bikin Lupa Pulang