Baca Juga: 10 Fakta Penting Keisya Levronka ! Salah Satunya, Wajahnya Terpampang di NYC Times Square Billboard
Baca Juga: Luar Biasa! MV Lagu 'Tak Ingin Usai' Keisya Levronka ditonton 156 juta orang!
2. Serangan balik
Gol pertama Rashford melawan Arsenal adalah contoh klasik kemampuan United melakukan transisi cepat ke depan.
Christian Eriksen menerima bola dan mengopernya dengan cepat ke Bruno Fernandes, yang memainkan bola terobosan sempurna kepada pemain nomor 10 mereka, yang memiliki kecepatan dan ketenangan untuk berlari dan menyelesaikannya menjadi gol.
United hanya memiliki 39% penguasaan bola hari itu, mereka tetap mematikan dalam serangan balik.
Baca Juga: Awesome! 10 Destinasi Wisata di Kota Batu. Mulai dari Taman Hingga Wisata Pemacu Adrenalin
Bahkan United hanya memiliki 29% penguasaan bola di derby Manchester pada hari Sabtu lalu, tetapi masih berhasil membuat kekacauan dan menang dalam laga tersebut.
3. Lini pertahanan solid
Bukan hanya lini depan yang meningkat di bawah Ten Hag — pertahanan juga terlihat jauh lebih solid.
Sejak musim bergulir kembali, setelah jeda Piala Dunia Qatar, Setan Merah mencatatkan lima clean sheet dalam delapan pertandingan. Dalam tiga pertandingan di mana mereka kebobolan, tak ada lawan yang mampu memcetak lebih dari satu gol.
Baca Juga: Resep Nasi Goreng Bebek Cabe Ijo ala Solaria, Lezatnya Enggak Bikin Kecewa
Baca Juga: Resep Nasi Goreng Lipat Darurat Tanpa Kecap Tapi Enak
United nyaris clean sheet lagi pada hari Rabu ketika mereka bertandang ke Crystal Palace. Hanya tendangan bebas spektakuler dari Michael Olise pada menit akhir yang mencegah mereka meraih kemenangan 1-0.
Dalam formasi sebelumnya, bek kiri Luke Shaw sering dipekerjakan sebagai bek tengah selama menjalankan ini. Dan sekarang pemain internasional Inggris itu kembali ke posisi aslinya melawan Palace, dengan Raphael Varane dipasangkan dengan Lisandro Martinez di lini tengah pertahanan.