TITIKTEMU.CO, QATAR - Strategi pelatih Fernando Santos yang membangkucadangkan Cristiano Ronaldo ternyata berbuah manis. Penggantinya CR7, Goncalo Ramos mencetak hat-trick untuk membawa Portugal ke perempat final Piala Dunia berkat kemenangan mutlak 6-1 dari Swiss.
Fernando Santos marah dengan sikap Ronaldo setelah diganti dalam kekalahan mereka dari Korea Selatan dan pelatih veteran itu mengambil kesempatan untuk mencadangkan pemain berusia 37 tahun itu pada Selasa.
Baca Juga: Tiga pemain Spanyol gagal dalam adu penalti, tim asuhan Luis Enrique digusur Maroko
Butuh waktu 17 menit bagi Ramos untuk melakukan apa yang belum pernah dilakukan Ronaldo untuk Portugal: mencetak gol dalam pertandingan sistem gugur Piala Dunia.
Ramos bahkan mencatatkan empat keterlibatan dalam gol Portugal melawan Swiss dengan tiga gol plus satu assist.
Pepe, kapten Portugal karena Ronaldo tidak bermain, mencetak gol kedua Portugal dan Ramos juga memberi umpan kepada Raphael Guerreiro, dengan gol penghiburan Manuel Akanji untuk Swiss sebelum gol hat-trick Ramos dan gol telat Rafael Leao dicatatkan di papan skor.
Baca Juga: 7 Kuliner Wonogiri Pilihan. Ada Yang Bisa Dinikmati Sambil Menyaksikan Keindahan Waduk Gajah Mungkur
Tanpa Ronaldo, potensi Portugal bersinar
Ronaldo telah memulai semua 31 pertandingan turnamen besar Portugal sebelumnya, sebuah rekor yang dimulai sebelum waktu Santos memimpin.
Tentu saja, dia kerap menjadi penentu bagi tim nasional, tetapi keputusan berani Santos mencadangkan Ronaldo ternyata berbuah manis. Tiba-tiba, Ronaldo tidak lagi tak terkalahkan untuk Portugal, dan mereka terlihat lebih baik karenanya.
Baca Juga: Lima Gol Fenomenal Cristiano Ronaldo untuk Portugal
Swiss terkenal keras kepala, namun ini adalah penampilan Portugal yang paling meyakinkan di Piala Dunia 2022, atau bahkan bisa dibilang turnamen apa pun di mana Portugal berpartisipasi
Tapi apakah ketegasan Santos di sini hanya sesaat? Jika Ronaldo kembali ke starting XI di perempat final, jawabannya adalah 'ya'.