olahraga

BRI LIGA 1: PSIS kalahkan Madura United 3-0. Fredyan Wahyu cetak gol spektakuler

Selasa, 6 Desember 2022 | 09:21 WIB
Ridho Syuhada mencetak gol ketiga untuk PSIS saat mengandaskan Madura United 3-0 (pic/twitter psis)

TITIKTEMU.CO - PSIS Semarang mengalahkan Madura United 3-0 dalam lanjutan laga BRI Liga 1 di Stadion Manahan, Surakarta, 5 Desember 2022.

Gol pertama dicetak dari tendangan penalti oleh  Jonathan Ccntillana di menit ke 54. Sedang gol kedua tergolong spektakuler dan luar biasa, berkat tendangan jarak jauh Fredyan Wahyu di menit  72. Sedang gol ke tiga diceploskan Ridho Syuhada di menit 83. Ridho selaku pemain pengganti bisa tampil ciamik, meski baru berusia 18 tahun.

Pertandingan pekan ke-12 lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 ini digelar lagi, setelah kompetisi tertunda selama kurang lebih dua bulan.

Baca Juga: 3 Pertandingan Lanjutan BRI Liga 1 Digelar di Semarang, Bantul dan Solo

Di pekan ke-12, anak asuh Ian Andrew Gillan, sukses mengalahkan tim di peringkat kedua sementara, Madura United.

Menghadapi Madura United, Ian Andrew Gillan selaku pelatih kepala mengatakan misi timnya untuk meraih tiga poin setelah dalam dua bulan kompetisi tertunda tetap melaksanakan persiapan.

‘’Saya secara pribadi mengucap syukur karena Liga 1 bisa digulirkan kembali. Kompetisi kembali jalan tentu baik untuk kita. Kami juga melakukan beberapa kali rangkaian uji coba. Sehingga, kami sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terkait kelanjutan kompetisi,” ujar Ian Andrew saat sesi jumpa pers jelang pertandingan, seperti dilansir  laman resmi PSIS.

Baca Juga: Cerita bahasa Jawa: TRESNA TAN MUSNA (Christiningsih Ny) Episode 2

Sementara itu, dari sisi pemain, Riyan Ardiyansyah yang menghadiri sesi jumpa pers juga mengatakan latihan selama kompetisi tertunda diharapkan membawa hasil positif di akhir laga nanti.

“Yang pertama bersyukur karena kompetisi yang tertunda dua bulan sudah berjalan kembali. Lalu, terkait laga besok pelatih sudah menyiapkan strategi. Semoga kami bisa mengaplikasikannya di lapangan dan bisa meraih kemenangan. Soalnya kita sudah siap tiba-tiba ditunda lagi, persiapan ditunda lagi, yang berpengaruh pasti psikologis. Ibaratnya prajurit, kami sebagai pesepakbola kapanpun liga dimulai kita harus siap. Yang penting jaga kondisi dan psikologis untuk menghadapi pertandingan,” tandas Riyan.***

 

 

Tags

Terkini