TITIKTEMU.CO - Saat semua orang kagum dengan kecanggihan VAR atau Video Assistant Referee yang ada di Piala Dunia 2022 Qatar, yang telah diakui memiliki akurasi 99,98% nyatanya masih bisa melakukan kesalahan.
Penggunaan VAR kembali dipertanyakan usai pertandingan Argentina vs Arab Saudi di mana dalam satu moment tampak melakukan kesalahan atas gol yang dicetak Lautaro Martinez.
Piala Dunia Qatar 2022 diklaim menjadi pelopor revolusi teknologi dunia sepak bola dalam mendukung peran wasit memimpin pertandingan dengan adil. Sebelumnya VAR telah sukses membantu wasit menentukan keputusan krusial.
Dan di Piala Dunia 2022 ini muncul lagi teknologi canggih untuk mendukung pertandingan yang fairplay, sehingga tidak merugikan tim manapun saat pertandingan berlangsung.
Salah satu teknologi terbaru yang digunakan FIFA di Piala Dunia 2022 adalah Semi Automated Offside Technology (SAOT). Teknologi revolusioner ini membantu wasit dan lesman membuat keputusan offside yang cepat dan akurat.
Ada 12 kamera pengintai di tempatkan di sekitar stadion di samping sensor yang ditempatkan di dalam bola canggih. 12 kamera tadi akan memantau semua aktivitas 22 pemain di lapangan, menganalisis dengan tepat 29 poin pada setiap pemain.
Dan kecanggihan itu langsung bekerja dengan baik saat laga pembuka piala dunia yang mempertemukan Qatar vs Ekuador di mana VAR menangkap dengan jelas bagaimana pemain Equador terjebak offside ketika berhasil mencetak gol.
Momen ini memang menjadi salah satu momen kontroversial karena sangat sulit untuk melihat secara langsung apakah pemain Equador dalam posisi offside, dan saat semua orang percaya jika teknologi itu memiliki akurasi 99,98% kini kembali dipertanyakan usai laga Argentina vs Arab Saudi.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Sragen, Ada Curug yang Disebut Mirip Air Terjun Niagara di Amerika
Dalam laga itu Arab Saudi memang menunjukkan permainan yang cukup beresiko. Memainkan skema permainan cerdas dengan menggunakan perangkap offside dan hasilnya pun memuaskan.
Argentina dalam laga tersebut total 10x telah terperangkap jebakan offside yang dilakukan oleh para pemain Arab Saudi.