TITIKTEMU.CO, QATAR - Rekor tanpa kemenangan Inggris melawan Amerika Serikat di Piala Dunia bertambah menjadi tiga pertandingan menyusul hasil imbang tanpa gol di Stadion Al Bayt.
Pasukan Gareth Southgate tahu mereka akan menjadi tim pertama yang membukukan tempat mereka di babak sistem gugur dengan kemenangan, namun hal itu tak terwujud karena dengan AS menjadi tim yang lebih baik secara keseluruhan.
Pemain Amerika Serikat Christian Pulisic nyaris menentukan pertandingan dengan membentur mistar gawang di babak pertama, sementara Inggris hanya menguji Matt Turner pada satu kesempatan.
Baca Juga: Belanda Berbagi Poin dengan Ekuador, Tuan Rumah Qatar Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2022
Tidak ada tim yang berhasil memberikan banyak ancaman di babak kedua. Kedua tim akhirnya terpaksa berbagi poin dan harus bekerja keras di pertandingan terakhir mereka pada hari Selasa.
Sebenarnya, kemenangan Inggris akan menempatkan tim Southgate ke babak sistem gugur dengan satu pertandingan tersisa untuk Piala Dunia kedua berturut-turut, setelah juga memenangkan dua pertandingan pembukaan mereka di Rusia untuk memulai perjalanan mereka ke semifinal.
Baca Juga: Senegal Membuka Peluang, Tuan Rumah Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2022
Hasil imbang ini membuat mereka setidaknya bermain seri di pertandingan agar aman lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Bagi AS, hasil membuat mereka berada di bawah tekanan kuat menuju pertandingan terakhir mereka, meski peluang tetap terbuka.
Satu poin melawan Wales akan cukup bagi Inggris untuk lolos, sementara AS tahu mereka harus mengalahkan Iran.
Kane Kurang Berperan
Setelah memenangkan Sepatu Emas dengan enam gol di Rusia 2018, Kane pergi ke Qatar untuk menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang masa dan pemain pertama yang mempertahankan Sepatu Emas di Piala Dunia.